uniqpost.com uniqpost.com

Aquascape, Keindahan Daratan Di Dalam Air

1236 Kali

 

Salah satu pemanis interior rumah atau kantor adalah aquascape. Aquascape merupakan seni mengatur tanaman air, batu, karang dan kayu agar terlihat alami dan indah di akuarium. Aquascape umumnya berupa taman, hutan, gunung/bukit, atau kombinasi.

Sebagian orang mungkin masih menyamakan istilah akuarium dengan aquscape. Sekilas memang terlihat serupa, karena menggunakan wadah yang terbuat dari kaca dengan berbagai ukuran dan ketebalan kaca (atau plasik).

Yang membedakan adalah isinya. Kalau akuarium isi utamanya adalah ikan hias (biasanya berukuran sedang, seperti maskoki, arwana, dan sebagainya). Sementara aquascape, isi utamanya adalah tanaman air, fosil/batu, dan kayu sebagai media pertumbuhan tanaman. Aquascape juga merupakan ekosistem/biota air yang kecil.

aquascaping-desain-dunia-akuarium-yang-mengagumkan-1-640x360Umumnya setelah aquascape berumur 2 bulan, ekosistemnya sudah mulai tercipta. Ikan yang digunakan juga ikan kecil yang tidak merusak tanaman atau predator.

Untuk mebuat sebuah aquascape, harus ditempuh langkah-langkah khusus.  Selain agar manghasilkan aquascape yang sempurna, langkah-langkah ini juga penting untuk mengindari kegagalan membuat ekosistem.

Pertama-tama yang dilakukan adalah menyiapkan wadah kaca yang ukurannya disesuaikan dengan selera atau ruangan. Ketebalan kaca sebaiknya disesuaikan dengan ukuran wadah. Semakin besar wadah kaca, maka semakin tebal kacanya.

aquascaping-desain-dunia-akuarium-yang-mengagumkan-10-640x382Langkah pertama adalah pemberian pupuk sebagai dasar. Ada beberapa merek pupuk yang ada di pasaran. Di antaranya adalah Tetra Complete Subsrate, Denerlee, JBL dan sebagainya. Seorang konsultan akuarum, ikan hias dan aquascape, Ilo, mengatakan  pupuk yang diberikan ini sebanyak 5,8 kg untuk 120 liter air. “Jadi kalau wadahnya nanti akan diisi 60 liter air, maka pupuknya 2,9 kg saja,” kata dia saat dijumpai Espos di Karanganyar.

Langkah kedua adalah membuat media tanam dengan pasir. Pasir yang dipilih adalah pasir silika, pasir malang dan batu-batu kecil. Ketinggian pasir ini sekitar 5 cm dari atas pupuk tadi.  Sebelumnya pasir ini harus dicuci bersih dan diharapkan tidak menimbulkan kekeruhan jika nanti dikasih air. Langkah ketiga adalah pengisian air. Pengisian ini harus dilakukan secara hati-hati dan tidak boleh langsung disiramkan. Ini penting agar pasir tidak berhamburan. “Saat menuang air harus pelan-pelan, bisa menggunakan penghalang, misalnya piring atau lainnya,” pesan Ilo yang sehari-hari menjadi kosultan akuarium di Jogja ini.

Langkah keempat adalah penanaman pohon. Sebaiknya, penanaman pohon ini dilakukan dengan menggunakan pinset. Perlu dicatat pula bahwa sebelum ditanam, akar pohon dipotongi sedikit agar rapi dan memudahkan penanaman. Pada proses ini juga dilakukan layout yang atau pengaturan tata letak tanaman sesuai keinginan. Kita dapat menambahkan batu/kayu/akar pohon yang sudah menjadi fosil.

aquascaping-desain-dunia-akuarium-yang-mengagumkan-6-640x209Selanjutnya, pemberian pupuk akar  yang berupa tablet  degan cara dibenamkan di bawah tanaman. “Kami biasa menggunakan Tetra (Crypto) untuk pupuk tanaman ini. Satu tablet pupuk untuk 20 liter air.”

Proses pembuatan aquascape sudah jadi namun seperti akuarium, aquascape juga perlu diberi pendukung yang memegang peranan penting dalam kelangsungan kehidupan aquascape. Pendukung itu adalah chiller atau pendingin. Berfungsi untuk mendinginkan air, agar wadah tidak berlumut. Di pasaran, chiller ini harganya sekitar Rp3-RP5 juta. Pendukung lainnya dan tabung CO2, serta filter yang akan menyaring kotoran dan menjaga air tetap jernih. (Akhmad Ludiyanto)

 

RELATED POST FOR CATEGORY

Uncategorized

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS