Bahan PVC atau polivynil chloride sekarang juga digu nakan sebagai pla fon atau penutup langit-langit rumah. (ceilingtilebyus.com) Bahan PVC atau polivynil chloride sekarang juga digu nakan sebagai pla fon atau penutup langit-langit rumah. (ceilingtilebyus.com)

Bahan Plafon Sesuai Keinginan

196 Kali

Langit-langit atau yang kita kenal juga dengan sebutan plafon memegang peranan penting dalam sebuah rumah karena menjadi pembatas antara atap dan ruangan di bawahnya. Dengan posisinya ini, plafon berfungsi menjaga suhu ruangan akibat terpaan sinar matahari pada atap.

Selain itu, plafon menjadi penghalang jatuhnya kotoran dari atap. Tidak dipungkiri bahwa material atap dapat menimbulkan debu dan kotoran yang sangat lembut yang dengan mudah jatuh tertiup angin. Jika tidak terhalang, maka debu akan jatuh ke ruangan-ruangan yang ada di bawahnya. Yang tak kalah penting adalah menjadi penghalang masuknya air dari sela-sela atap.

Untuk memaksimalkan fungsi tersebut, pemilihan plafon ini menjadi utama. Namun sebelumnya kita juga harus memahami karakteristik bahan pembuatnya agar sesuai dengan keinginan kita.

Di pasaran terdapat banyak sekali bahan dasar plafon. Mulai dari bahan tripleks hingga gypsum yang akan kita ulas sekelumit, satu per satu beserta kelebihan dan kekurangannya.

Yang pertama adalah bahan eternit. Eternit ini berbahan asbes yang cukup ringan. Namun eternit agak rapuh sehingga tidak tahan guncangan/benturan. Biasanya berukuran 1 m x 1 m dan motifnya cukup beragam. Bahan ini mudah didapat di pasaran dan proses pengerjaan mudah. Jika terjadi kerusakan, proses penggantiannya juga mudah.

Kedua adalah tripleks. Tripleks merupakan jenis plafon yang sering dijumpai. Umumnya, ukuran tripleks ini adalah 122 cm x 244 cm dengan ketebalan 3 mm, 4 mm dan 6 mm. Tripleks dapat dipasang utuh lembaran tanpa dipotong-potong maupun dapat dibagi menjadi beberapa bagian supaya lebih mudah dalam penataan dan pemasangannya.

Dalam proses pengerjaannya juga lebih mudah dan dapat dilakukan oleh tukang kayu. Material tripleks juga mudah didapatkan di pasaran dengan harga yang relatif murah dan bahan yang ringan memudahkan pengguna dalam perbaikan/peggantian.

Bahan tripleks ini tidak tahan terhadap api sehingga mudah terbakar. Sebaliknya, apabila sering terkena air atau rembesan maka tripleks akan mudah rusak.

Ketiga adalah gypsum. Plafon berbahan gypsum memiliki permukaan yang rapi. Dalam pekerjaan pemasangan pun relatif mudan diisesuaikan dengan ruangan.

Papan gypsum ini sekarang sudah sangat populer di masyarakat. Saat sudah selesai terpasang, plafon terlihat sangat rapi dan dalam bentang luas pun terlihat seolah tanpa sambungan.

Pemasangannya biasanya dilakukan oleh tukang khusus, karena berbahan sangat rentan pecah. Selain itu dibutuhkan rangka khusus pula untuk pemasangannya yakni besi hollow. Sayangnya, plafon ini tidak tahan air, mudah terkena jamur. Bahkan papan gypsum ini mudah sekali jebol jika kejatuhan benda yang agak berat.

Keempat adalah serat atau fiber. Sekarang, bahan ini juga sudah banyak digunakan oleh masyarakat. Di dalam aplikasinya bahan ini sering disebut dengan GRC (glassfiber reinforced cement) board.

Plafon GRC lebih tahan terhadap api dan air, lebih kuat, ringan dan luwes serta proses pengerjaannya cukup mudah. Namun bahan ini juga memiliki kekurangan. Salah satu kontraktor asal Solo, Uut mengatakan bahan GRC tak tahan benturan sehingga mudah patah atau pecah. “Bahan ini tahan air dan api. Tapi bahan ini akan mudah retak terutama pada nat-natnya,” kata dia, beberapa waktu lalu.

Kelima adalah bahan kayu. Papan kayu atau lambersering adalah kayu olahan yang dibuat bentuk menjadi lembaran-lembaran yang dikeringkan dengan oven untuk mengurangi kadar airnya sehingga saat diaplikasikan tidak terjadi penyusutan lagi. Plafon lambersering biasanya digunakan untuk plafon bagian luar bangunan. Finishing plafon kayu biasanya menggunakan impra supaya warna kayunya lebih kelihatan.

Keenam adalah bahan logam/metal. Bahan dasar dari plafon jenis ini adalah lempengan metal tipis dan bisa dicetak berbagai motif ukiran pada permukaannya. Kelebihan plafon metal adalah antiair, antirayap dan tahan lama. Namun plafon jenis ini harganya relatif masih mahal.( Akhmad Ludiyanto/JIBI)

 

RELATED POST FOR CATEGORY

Eksterior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS