Dinding Batu Paras Jogja1

Batu Paras Percantik Rumah

1203 Kali

Batu paras tidak hanya dijadikan loster, ornamen, atau bahkan lantai, namun batu paras juga bisa digunakan sebagai media hiasan seperti patung maupun patung relief.
Sekarang ini, batu paras merupakan salah satu jenis batu yang diminati banyak orang. Batu ini memiliki tekstur yang cukup lembut dan memiliki warna yang terang dan cocok untuk dipergunakan hiasan interior maupun eksterior.

Ali Hufroni dari Portalindo Utama, Solo mengatakan dibandingkan dengan batu alam lainnya, batu paras ini memiliki keistimewaan sehingga sampai saat ini permintaan sebagai hiasan rumah masih menjadi tren. “Sampai sekarang permintaan penggunaan batu paras pada perumahan masih cukup tinggi. Batu (paras) ini memiliki seni yang cukup indah untuk dijadikan bahan material interior maupun eksterior,” ujar dia kepada Espos beberapa waktu lalu.

Menurutnya, batu paras ini tidak terlalu keras sehingga mudah dibentuk menjadi apa saja. Pori-porinya juga banyak dan besar sehingga batu ini mudah menyerap air yang dapat menyebabkan timbulnya jamur. Apalagi pada musim penghujan, ancaman jamur semakin tinggi.

Kualitas berbeda

Terpisah, Dwi Agung Purnomo dari Nirwana Alam, Telukan, Sukoharjo mengatakan pemilihan batu paras ini harus dilakukan dengan cermat. Di pasaran biasanya terdapat dua jenis batu paras yang memiliki kualitas berbeda, yakni batu paras super dan batu paras biasa. Sekilas, keduanya batu-batu ini memiliki penampilan yang sama. Namun jika dicermati, terdapat perbedaan pada tekstur.

“Yang super teksturnya lebih lembut. Pori-porinya kecil atau padat sehingga batunya relatif keras. Sedangkan yang biasa teksturnya kasar karena pori-porinya besar-besar. Batu ini lebih lunak dibandingkan yang super,” kata dia.

Biasanya, lanjut Dwi, batu paras super warnanya lebih terang dan mendekati warna putih, sedangkan yang biasa lebih kelam. Meski begitu, warna tidak dapat dijadikan patokan kualitas. Guna membuat patung atau relief, biasanya menggunakan yang super. “Kalau mau pesan patung, pesanlah dengan menggunakan batu paras super. Yang tidak kalah penting dari semua itu, adalah bahwa perbedaan kedua jenis batu ini menyebabkan perbedaan harga. Jangan sampai salah memilih, karena harganya lain.”

Mengenai model, batu paras dapat dibuat menjadi apa saja sesuai dengan keinginan pemesan. Meski demikian biasanya pengrajin sudah memiliki contoh model-model tertentu, baik loster, ornamen, lantai, patung atau relief.

Dwi menambahkan, untuk membuat sebuah patung yang besar atau relief yang panjang, biasanya menggunakan beberapa batu yang disambung. Hal ini wajar karena biasanya bongkahan batu berukuran lebar satu meter serta panjang 1,5 m. Salah satu daerah penghasil batu paras yang cukup populer adalah Semin, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY. Namun demikian di Weru, Kabupaten Sukoharjo juga terdapat tambang batu alam ini.  ( Akhmad Ludiyanto )

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS