bangku taman-harehatchsheeplands.co.uk bangku taman-harehatchsheeplands.co.uk

Berburu Perabot Taman, Ini Yang Harus Diperhatikan

1000 Kali

RUMAH190.COM–Taman adalah salah satu bagian dari rumah yang memberi warna tersendiri pada keseluruhan arsitektur rumah. Beragam taman dibangun untuk merepresentasikan kesenangan seseorang pada rumahnya. Tak jarang, pemilik rumah meenggunakan jasa desainer taman agar membuat taman mereka semakin cantik dan nyaman digunakan.

Jika ditilik dari keberadaannya, taman bisa dipisahkan menjadi dua yaitu taman publik dan taman pribadi. Taman publik biasanya berada di tempat-tempat publik dan digunakan oleh kalangan yang tidak terbatas. Sedangkan taman pribadi berada di rumah atau menjadi fasilitas hotel.

Taman pribadi memang cenderung lebih leluasa ditata dibanding taman publik. Pengguna taman pribadi biasanya adalah anggota keluarga atau tamu hotel (bagi hotel yang menyediakan taman pribadi). Pengguna taman tersebut lebih mudah dikendalikan. Artinya, pengguna tidak seenaknya merusak atau melakukan aksi vandalisme pada properti taman pribadi. Kondisi tersebut membuat pemilik rumah lebih mudah bermain dengan ragam model konstruksi yang lucu-lucu sesuai selera.

ayunan-ideamagz.com

ayunan-ideamagz.com

Furnitur seperti gazebo atau ayunan menjadi lebih awet. Namun, yang tak boleh dilupakan adalah konsep taman, apakah taman gaya alami, gaya Jepang atau gaya victorian.

Pakar desain dari Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Andy Setyawan, mengatakan material taman pribadi sangat bermacam. Untuk bahan yang biasa digunakan, pemilik bisa memilih kayu dan besi. Namun, akhir akhir ini mulai muncul furnitur taman yang terbuat dari plastik.

“Furnitur taman dengan bahan plastik sangat beragam. Plastik punya kelebihan bisa dibentuk bermacam-macam bentuk dan warnanya juga macam-macam. Bangku taman pun sekarang sudah ada yang berbahan plastik. Material ini juga cukup kuat,” ujar dia.

Andy memberikan beberapa tips untuk memilih furnitur pada taman pribadi. Pertama, pertimbangkan luas taman. Kalau pemilik rumah hanya punya sisa lahan di belakang rumah dengan luas 3 meter x2 meter, jangan memaksakan ada furnitur taman. Pemilik bisa memenuhi halaman dengan rumput dan kricak. “Kalau tetap ingin ada furnitur, ya taruhlah semacam dingklik. Kalau terlalu memaksa ada furnitur, taman yang seharusnya jadi lansekap justru jadi penimbunan barang,” terang lelaki yang tinggal di Mojosongo, Jebres, Solo itu.

pergola-hgtv.com

pergola-hgtv.com

Kedua, taman identik dengan naungan untuk meneduhi anggota keluarga yang akan memanfaatkan taman. Naungan bisa alami, bisa juga buatan. Naungan yang alami biasanya taman yang terkena bayang-bayang dari rumah sehingga tidak terkena sinar matahari langsung sepanjang hari sehingga bangku yang disiapkan bisa terpakai. Kalau sama sekali tak ada naungan atau seharian sering terpapar panas, pemilik bisa membikin naungan buatan yaitu pergola atau kanopi.

daybed-archiproducts.com

daybed-archiproducts.com

Ketiga, jika pemilik punya taman luas dan ada air di sekitarnya, ia bisa menaruh furnitur di sekitar air itu. Air adalah pendingin alami dan penikmat taman merasa nyaman memandang air tersebut. Keempat, jika taman tak terlalu luas, pemilik rumah bisa juga menerapkan furnitur yang bisa dibongkar misal kursi lipat. Hal itu dilakukan untuk menyiasati lahan sempit. Pemilik bisa menggunakannya saat sore hari atau saat cuaca tak terlalu panas. Selanjutnya, pemilik rumah juga bisa memasang day bet atau semacam amben dalam bahasa Jawa. Fungsinya untuk bersantai. Day bed ini bisa ditempatkan di teras atau tepi kolam. “Day bed bisa pakai yang bongkar pasang atau yang permanen,” ujar Andy. (Ivan Andimuhtarom)

RELATED POST FOR CATEGORY

Eksterior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS