JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu rooftop hotel Sala View JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu rooftop hotel Sala View

Bersantai di Atap Gedung

745 Kali

Bagian atap atau rooftop kadang tidak dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, pemanfaatan bagian tersebut bisa menjadi solusi atas minimnya lahan terbuka yang tersedia. Rooftop bisa menjadi lahan tambahan yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan.
Di Kota Solo, setidaknya terdapat dua hotel yang memanfaatkan rooftop secara maksimal, yaitu Aston Hotel Solo dan Sala View Hotel. Keduanya berlokasi di daerah Purwosari, Solo. Di Aston Hotel Solo, terdapat dua rooftop. Pertama adalah bagian semi rooftop yang berada di lantai 6 dan kedua, rooftop di lantai 22.
Rooftop yang berada di lantai paling atas dimanfaatkan untuk menempatkan instalasi lift dan instalasi air. Kadang, bagian itu digunakan untuk photo taking berbagai produk . Kita bisa melihat lanskap Kota Solo dari bagian tersebut.
Sedangkan rooftop yang berada di lantai ke-6 memanjang dari timur ke barat dan berada di sisi selatan gedung. Rooftop itu terintegrasi dengan Cashmere Restaurant yang berada tepat di sebelah utara rooftop. Restoran menjadi satu dengan gedung.
Sebagian besar rooftop dimanfaatkan sebagai kolam renang. Ukuran kolam renang memiliki panjang 21 meter dan lebar 7 meter. Anak-anak bisa memanfaatkan kolam renang di sebelah timur yang berkedalaman setengah meter. Sedangkan di bagian barat, kedalaman kolam renang adalah 1,2 meter.
Tepi kolam renang dibatasi dengan kaca dan teralis bermotif batik kawung. Sambil berenang atau sekadar berendam, pengunjung bisa menikmati pemandangan di sisi selatan. Selesai berenang, mereka bisa bersantai pada sun bed yang dilengkapi payung di pinggir kolam renang.
Sebuah sky dining tersedia di sisi timur rooftop. Sky dining juga disekat dengan kaca bening sehingga customer hotel bisa menikmati makanan dan minuman sambil menikmati pemandangan Kota Solo sisi selatan.
Pada ruang terbuka di rooftop terdapat taman yang dihiasi tanaman-tanaman seperti palem botol dan cemara. Di samping taman, pengelola hotel menyediakan kids play groud yang tepat berada di samping kolam renang untuk anak.
Assistant Public Relation Manager Aston Hotel Solo, Anna Tamara Sungkar, mengatakan rooftop di hotel tersebut menjadi lokasi favorit para tamu hotel. Mereka bisa memanfaatkan rooftop, khususnya yang berada di lantai 6, untuk pesta sweet seventeen [ulang tahun ke-17], candylight dinner bagi pasangan yang sedang berbulan madu, atau pesta barbekyu.
“Pesta barbekyu biasanya kami gelar tiap Sabtu malam. Tamu-tamu nongkrong-nongkrong di sini. Kalau acara bakar-bakar [makanan] di atas kan enggak mengganggu tetangga [hotel] karena asap langsung ke atas,” terangnya, beberapa waktu lalu.
Di Sala View Hotel, pengelola menyulap rooftop yang berada di lantai 9 menjadi The Sky Lounge and Pool. Konsepnya adalah menghadirkan lounge, ruang VIP dan outdoor berupa kolam renang dan sofa plus kursi untuk nongkrong para pengunjung.
Pengunjung bisa menikmati pemandangan indahnya Kota Solo dari bagian outdoor di rooftop yang menghadap ke timur. Mereka juga bisa menikmati makananan dan minuman yang disediakan di lounge dengan harga standar kafe.
Pada salah satu bagian lounge, pengelola membuat konsep terbuka karena pembatas dengan sisi luar berupa kaca. Atap bagian itu juga terbuat dari kaca yang diberi tirai yang bisa dibuka saat malam. Pada malam hari, pengunjung bisa melihat bintang meskipun mereka berada di luar ruangan.
Sales Executive Sala View Hotel, Deppian Siregar, mengatakan lokasi itu menjadi favorit konsumen. Mereka bisa menikmati makanan terjangkau dengan suasana yang sedikit berbeda dengan kafe-kafe lainnya.
“Memang masih jarang ada lounge yang berada di roo top seperti ini,” kata dia.

RELATED POST FOR CATEGORY

Eksterior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS