Untuk menyiasati lahan sempit, desain dapur yang fungsional sepertinya dapat menjadi pilihan./dok Untuk menyiasati lahan sempit, desain dapur yang fungsional sepertinya dapat menjadi pilihan./dok

Dapur Fungsional Jadi Pilihan Siasati Lahan Sempit

755 Kali

RUMAH190.COM–Rumah tinggal pasti butuh dapur. Oleh karena itu dapur harus diprioritaskan. Untuk menyiasati lahan sempit, desain dapur yang fungsional sepertinya dapat menjadi pilihan.

Pemilik rumah di lahan sempit dituntut cermat dan jeli dalam menata ruangan agar dapat berfungsi maksimal sesuai dengan peruntukannya. Tak terkecuali dalam menata dapur pada lahan sempit agar dapat berfungsi secara maksimal.

Dalam menyiasati lahan sempit untuk dapur, ada beberapa langkah yang dapat ditempuh oleh sang pemilik rumah. Salah satunya dengan mendesain dapur sederhana yang fungsional, yakni menata ruangan dapur seoptimal mungkin dengan meletakkan berbagai furnitur serta berbagai perlengkapan dapur yang fleksibel dan memiliki fungsi optimal.

Seperti dilakukan Ayu yang berdiam di Perumahan Permata Puri 37, Colomadu, yang menata ruang dapur rumah dengan seoptimal mungkin. Mengingat ruang dapur rumahnya hanya berukuran sekitar 2X2 meter, Ayu mendesain dapur terbuka sehingga ruangan menjadi lebih lega.

”Karena lahannya sempit, saya mendesain dapur fungsional dengan memanfaatkan setiap ruang kosong di dapur semaksimal mungkin. Kitchen set yang saya gunakan juga berukuran kecil, saya sesuaikan dengan luas dapur. Agar ruangan dapur terlihat lebih lega, saya sengaja mendesain dapur yang terbuka,” ujar Ayu saat dijumpai Espos di kediamannya.

Letak dapur rumah milik Ayu ditempatkan di bawah tangga menuju lantai dua dan berbatasan dengan ruang keluarga dengan penyekat tembok berbentuk U, di mana di bagian tengahnya dibiarkan terbuka sehingga bisa memberikan ke sekeliling rumah. Sink atau tempat mencuci piring ditempatkan di bagian kiri, sementara kompor di bagian kanan.

Sementara di bagian bawah sink dan kompor dimanfaatkan untuk almari yang berisi rak-rak untuk menempatkan piring dan berbagai perkakas dapur lainnya. Sementara almari gantung yang ditempel di tembok bagian atas digunakan untuk menyimpan gelas. ”Piring, gelas dan semua perkakas dapur saya taruh dalam almari sehingga dapur terlihat bersih dan tidak semrawut,” ujarnya.

Hal serupa dilakukan oleh keluarga Riyanto yang berdiam di Jl Manduro 3, Kartotiyasan, Kratonan, yang mendesain dapur fungsional nan sederhana pada rumahnya yang berlahan tidak terlalu luas. Riyanto mengungkapkan, lahan dapur rumahnya berukuran 2X3 meter, sementara kabinet untuk menempatkan kompor berukuran 1X3 meter.

Desain terbuka

Kabinet yang digunakan untuk menempatkan kompor dan meletakkan berbagai perkakas dapur dengan dilengkapi almari dibawahnya didesain sederhana dengan bentuk layout cekungan ditengahnya. ”Mengingat lahan rumah saya lumayan sempit, maka saya memanfaatkan ruang kosong di bawah kompor untuk menempatkan berbagai perkakas dapur,” ujar Riyanto.

Agar ruangan dapur tak terasa panas, Riyanto sengaja menempatkan dapur dekat dengan pintu belakang rumahnya. ”Karena rumah saya berbatasan langsung dengan rumah tetangga, sehingga tidak memungkinkan bagi saya untuk membuat jendela pada ruangan dapur. Oleh karena itu saya menempatkan dapur di dekat pintu belakang agar asap kompor bisa keluar dan cahaya matahari bisa masuk ke dalam ruangan dapur,” kata dia.

Sementara Ari yang berdiam di Tohudan, Colomadu, mendesain ruangan dapur yang terbuka untuk menyiasati lahan rumahnya yang tak terlalu luas. Agar ruangan tampak lebih lega, dapur didesain terbuka dengan dua sisi yang dibiarkan tanpa penyekat permanen. ”Dapurnya didesain tanpa sekat, jadi penyekatnya hanya berupa sekat bayangan dan sebuah meja memanjang yang memisahkan antara ruang dapur dengan ruang keluarga sehingga ruangan dapur tampak lebih lapang,” ujar Ari.

Mengingat ukuran ruangan dapur rumahnya tak terlalu luas, Ari menggunakan kitchen set yang dipesan khusus. Kitchen set didesain sederhana dan disesuaikan dengan bentuk dan luas ruangan dapur.

Dapur dibentuk memanjang, sink atau tempat mencuci piring ditempatkan di bagian paling kiri, tempat meracik masakan di tengah dan kompor ditempatkan di bagian paling kanan. Pada bagian bawahnya terdapat almari untuk menyimpan berbagai peralatan dapur. Sementara pada bagian atas kabinet kompor dipasang almari gantung yang ditempelkan di tembok. Sementara di dekat sink ditempatkan rak kecil untuk meniriskan piring dan gelas setelah dicuci. (Aeranie Nur Hafnie)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS