rancangan bangunan prefabrikasi rancangan bangunan prefabrikasi

Desain Bangunan Prefabrikasi, Mudah & Cepat

578 Kali

 

Kebutuhan perumahan yang makin tinggi saat ini membuat banyak permukiman tumbuh pesat, baik yang terencana seperti perumahan yang dibangun pengembang atau perkampungan yang tumbuh atas inisiatif masyarakat. Salah satu kendala yang dihadapi dalam pembangunan rumah adalah anggaran serta waktu pembangunan.

Sebenarnya sudah ada solusi pembangunan rumah yang cepat dan ekonomis yaitu menggunakan material prefabrikasi. Artinya semua komponen bangunan rumah sudah berbentuk panel sehingga lebih cepat dan mudah dipasang dengan kekuatan konstruksi yang sama dan bahkan lebih aman terhadap gempa bumi yang sering melanda kawasan Nusantara.

Salah satu model rumah prefabrikasi ini adalah kreasi dari tim Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Model rumah yang dikembangkan tim yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur ini bahkan sukses menyabet gelar Juara II Semen Tiga Roda Fabricated House Competition Award 2014.

Menurut Wahyu Ahmat Hasan Jaenuri, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil angkatan 2011 yang jadi anggota tim, keunggulan model rumah prefabrikasi yang diusung timnya adalah kesederhanaan cara pemasangan. “Kami pakai teknik sambungan kering, jadi penyambungan tiap panel hanya menggunakan klem dan baut, tidak perlu dicor. Jadi mudah dilakukan oleh para tukang bangunan di mana saja,” katanya, beberapa waktu lalu.

Muhammad Ujianto, dosen pembimbing tim, mengatakan rumah yang dirancang ini berukuran luas 36 m2 terdiri atas 14 kolom, 28 elemen, 27 sloof, dan 27 balok. Pembangunannya cepat karena untuk merangkainya hanya butuh waktu lebih kurang tujuh hari. “Yang lama memang waktu pencetakan komponen-komponennya yang bisa makan waktu sebulan. Tapi nanti kalau sudah diproduksi massal bisa lebih cepat,” katanya.

Menurut Ujianto, sejauh ini biaya pembuatan rumah ini masih sama dengan biaya rumah konvensional dengan luas bangunan yang sama. “RAB [rancangan anggaran bangunan] sekitar Rp80 juta, tapi ini karena kami harus membuat semuanya sendiri dari awal seperti cetakan komponennya,” katanya.

Dinding bangunan menggunakan papan semen atau GRC [glassfibre reinforced concrete] yang ringan dan cepat pemasangannya. (R. Bambang Aris Sasangka/JIBI)

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS