Dok Selat Mbak Lies Serengan Solo Dok Selat Mbak Lies Serengan Solo

Desain Outlet : Dekorasi Manis Bikin Laris

467 Kali

Desain ruang toko atau outlet menjadi salah satu faktor penting yang banyak mendapat perhatian. Selain bertujuan menarik konsumen masuk, penataan ruang toko yang memberi kesan kuat juga menjadi nilai lebih dibandingkan gerai-gerai yang ditata seadanya.

Salah satu contohnya dilakukan pemilik Warung Selat Mbak Lies, Serengan, Solo, Wulandari Kusmadya Ningrum, 49. Ia memasang ratusan guci dan berbagai barang dari bahan keramik di warung makannya.

Ratusan guci dan benda-benda dari keramik menghiasi warung makan tersebut. Pada bagian depan, terdapat empat keramik besar berisi air bersih untuk mencuci tangan.

Meja-meja dan kursi di warung makan itu juga didominasi bahan-bahan yang terbuat dari porselen. Tak hanya itu, berbagai benda semacam piring berbagai ukuran juga dipajang pada dinding-dinding. Sebagian piring itu dicorat-coret dengan spidol. Ternyata, itu adalah testimoni dari sebagian pelanggan di warung yang menjual selat dan makanan lainnya itu.

Tak hanya benda keramik, warung itu juga dihiasi berbagai lukisan yang dipajang pada bagian dinding. Kerang laut yang dirangkai dengan benang turut menyemarakkan suasana di warung yang buka dari pagi hingga sore tersebut.

Benda-benda keramik itu sebenarnya adalah benda koleksi sang pemilik. Perempuan yang akrab dipanggil Lilis itu mulai mengoleksi benda keramik sejak TK. Ia mengumpulkannya selama bertahun-tahun hingga akhirnya membuka warung makan setelah lulus SMA pada 1986. Lilis mendapatkannya dari berbagai negara seperti Tiongkok, Thailand, Belanda, dan Prancis.

Kalau orang enggak tahu, piring cokelat yang digunakan untuk menyajikan hidangan itu mungkin dikira hanya keramik biasa. Padahal itu saya dapatkan dari Prancis,” ujar dia.

Dekorasi unik juga bisa ditemukan di Warung Makan Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut di Jl. Abdul Muis No. 32 A, Stabelan, Kepatihan Kulon, Solo. Rumah makan yang menjual berbagai olahan dari bahan daging bebek ini memajang dua sepeda tua atau biasa disebut pit kebo di dekat kasir. Sepasang beronjong di sisi kanan-kiri ditempatkan pada bagian sadel pembonceng. Ada pula caping yang ditempatkan pada masing-masing sepeda. Di dekat sepeda itu, berdiri beberapa patung bebek yang terbuat dari akar bambu. Dekorasi unik lainnya adalah wastafelnya yang terbuat dari wajan yang dimodifikasi. Pada sisi utara, terdapat taman memanjang dengan hiasan patung bebek yang dicat putih dan bambu hias. Sedangkan di sisi selatan, pada spot lesehan terdapat belasan foto bebek dan aktivitas petani menggembalakan bebek di sawah yang dipasang pada dinding.

Development Manager Warung Makan Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut, Arif Widiyono, mengatakan sepeda angin digunakan sebagai pajangan untuk merepresentasikan penggunaan bebek sawah. Bebek sawah identik dengan petani dan sepeda tua yang digunakan untuk “Sepeda dengan padi, caping dan beronjong pada menggambarkan petani yang angon [menggembalakan] bebek,” ujar dia.

Ia menjelaskan penggunaan wajan sebagai wastafel adalah ide kebetulan.

Pakar desain dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Ken Sunarko, mengatakan masing-masing toko/outlet/warung makan memiliki karakter yang berbeda. Dekorasi pada toko yang menjual barang eksklusif berbeda dengan toko yang disambangi pembeli yang sambil jalan. Hiasan pada restoran juga berbeda dengan toko.

Namun, ada kaidah dasar untuk mendekorasi lokasi usaha agar menarik pembeli misalnya buatlah dekorasi uang indah, menarik dan tertib. Jangan membiarkan lokasi usaha Anda berantakan. Selain itu, tampilkan sesuatu yang bisa menjadi ciri khas tempat usaha Anda. Tapi jangan memdekorasi tempat usaha menjadi lokasi yang merepotkan pembeli. Pemilik juga bisa menampilkan foto-foto yang membangkitkan kenangan masa lalu sekaligus membuat orang mengingat tempat tersebut pada waktu mendatang. Selain itu, Anda juga bisa berilah kostum khusus kepada para pegawai. “Buatlah dekorasi yang unik. Tapi jangan over [keterlaluan],” terangnya. (Ivan Andimuhtarom/JIBI)

 

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS