Musala kecil di rumah Musala kecil di rumah

Desain Rumah Islami

450 Kali

Rumah bisa jadi adalah cermin bagi penghuninya. Bagi penyukai kebersihan, maka rumah akan tampak selalu bersih. Bagi penyuka seni, rumahnya akan terlihat indah dengan berbagai ornamen-ornamen khas. Demikian pula bagi yang memiliki semangat beribadah tinggi, desain rumahnya biasanya dibikin sesuai dengan agama yang dianutnya. Bisa menjalankan ibadah di rumah sendiri dengan nyaman tentu jadi dambaan setiap muslim. Oleh sebab itu, desain rumah sebaiknya dibuat menyesuaikan syariat agama.

“Desain rumah Islami bisa mendorong semangat untuk beribadah. Namun yang tidak kalah penting adalah kesadaran dari seluruh anggota keluarga untuk mengaplikasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi dari kesadaran diri dan wadah yang representatif [rumah berdesain islami] diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan untuk mewujudkan keluarga islami,” ujar pengajar Jurusan Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Siam Priyono Nugroho, beberapa waktu lalu.

Yoyon, sapaan akrabnya, mengatakan terdapat beberapa unsur yang harus dipenuhi dalam desain rumah islami. Konsep rumah Islami tidak sekadar mengacu pada elemen dekoratif semata seperti gambar Masjid Nabawi, foto Kakbah, hiasan kaligrafi arab dan lain sebagainya. Lebih dari pada itu, konsep rumah islami bisa dilihat dari desain bangunan maupun interiornya. “Yang utama tentu bangunan rumah itu harus ada musalanya sebagai tempat salat wajib bagi wanita [laki-laki diajurkan membiasakan salat jamaah di masjid], salat sunah, mengaji dan aktivitas keagamaan lain,” kata Yoyon.

Desain musala yang baik, lanjut Yoyon, memiliki kapasitas yang cukup untuk lokasi salat satu keluarga. Usahakan, lokasinya lebih privat dan jauh dari kebisingan atau lalu lalang kendaraan bermotor. Kendati begitu, tamu yang datang tetap bisa mengakses musala tersebut. “Musala itu harus didesain supaya selalu terjaga kebersihannya. Harus ada pembagian zona suci, tempat wudhu yang dekat, cahaya dan ventilasi memadai, serta dilengkapi rak tempat Alquran, buku dan sarana belajar lain,” paparnya.

Selain musala, konsep rumah Islami sebaiknya membagi secara lebih tegas antara ruang keluarga dengan ruang tamu. Pembatasan dua ruang itu berguna bagi anggota keluarga, khususnya menyangkut privasi perempuan seperti area aman melepas jilbab.  “Pembatas ruang itu bisa berupa folding partition atau dinding,” ungkapnya. (JIBI)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS