JIBI/Sunaryo Haryo Bayu Taman Hijau Swiss Belinn Hotel Solo JIBI/Sunaryo Haryo Bayu Taman Hijau Swiss Belinn Hotel Solo

Desain Taman: Adem dengan Atap Hijau

513 Kali
  • Banyak gedung bertingkat yang kini mengembangkan konsep hijau untuk mereduksi efek rumah kaca. Gedung-gedung ini dibangun dengan konsep ramah lingkungan. Salah satunya dengan menciptakan ruang terbuka hijau. Namun karena keterbatasan ruang di sekitar gedung bertingkat, akhirnya dipilihlah ruang terbuka yang ada di bagian atap gedung tersebut.

    Seperti yang dilakukan manajemen Hotel Swiss Belinn di Purwosari, Solo, membuat ruang terbuka hijau di lantai lima hotel yang berdiri di bekas lahan pabrik es Saripetojo itu.

    Ruang terbuka hijau itu pun ditata sedemikian rupa bergabung dengan bar, resto, dan lounge. “Iya ruang terbuka hijau di atap lima ini memang berada di sekitar bar, resto, dan lounge atau biasa kami sebut Barelo,” terang Public Relations (PR) Officer Hotel Swiss Belinn, Emma Warnida, beberapa waktu lalu.

    Menurut Emma, konsep atap hijau di hotelnya lebih condong ke heritage dengan taman outdoor. Banyak tanaman yang ditempatkan di puluhan pot, baik itu pot plastik, maupun pot tanah liat. Pengunjung hotel yang tengah makan, atau minum di Barelo bisa langsung menikmati keindahan dan hijaunya taman.

    “Pemilihan pot sebagai tempat tanaman, tujuannya agar mudah merotasi tanaman tersebut yang dilakukan setiap satu bulan sekali. Ini agar suasananya berubah dan tidak membosankan. Selain itu memudahkan perawatan tanaman,” ujar Emma yang juga menjabat sebagai Executive Secretary Swiss Belinn.

     

    Lokasi Favorit

    Guna mendukung proses rotasi tanaman yang ada di roof garden lantai lima, pihak hotel juga menyiapkan garden plantation di lantai enam. Tempat tersebut merupakan tempat perawatan tanaman sekaligus smoking area.

    Penempatan beragam tanaman baik yang bisa tumbuh tinggi atau berjenis perdu, menurut Emma, karena lebih asri dan tentu saja adanya keinginan agar bangunan hotel Swiss Belinn lebih ramah lingkungan.

    “Taman di lantai lima ini menjadi lokasi favorit para tamu hotel yang ingin suasana asri di atas gedung,” tutur Emma.

    Ditambahkan Excecutive House Keeper Swiss Belinn, Christanto, tanaman yang ditempatkan di roof garden lantai lima adalah tanaman tanpa bunga. Ini agar memudahkan perawatan dan tidak rusak saat dirotasi.

    Jenis tanaman yang ditempatkan di lantai lima Hotel Swiss Belinn, menurut Christanto, antara lain palem kuning, walisongo, asoka, yongyen, pangkas kuning, teratai, dan rosalia tegak yang diharapkan bisa memberi keteduhan di sekitar Barelo.

    Tanaman tersebut dipilih karena tahan paparan sinar Matahari secara langsung. Sedangkan media tanam di pot digunakan sekam padi, kompos, dan pupuk NPK. (Arif Fajar S./JIBI)

     

     

     

RELATED POST FOR CATEGORY

Uncategorized

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS