Calon pembeli memilih mebel second di Akbar Bursa Mebel Seken, Jl. Samodra Pasai No. 1 Komplang, Kadipiro, Banjarsari, Solo, Selasa (16/1). Calon pembeli memilih mebel second di Akbar Bursa Mebel Seken, Jl. Samodra Pasai No. 1 Komplang, Kadipiro, Banjarsari, Solo, Selasa (16/1).

FURNITUR: Barang Second Tak Kalah Keren

1670 Kali

Bosan dengan mebel di rumah dan ingin mengganti dengan yang baru atau Anda ingin mengisi ruangan rumah dengan mebel berkualitas, namun harga terjangkau dengan dana yang ada? Tidak usah bingung untuk mengatasi hal itu.

Bagus, warga Plesungan, contohnya, dia semula bingung ketika ingin mengganti suasana ruangan di rumahnya. Dia kebingungan saat ingin mengganti mebel di rumah dengan model yang baru. Ia tidak ingin mebel yang sudah ada dibuang begitu saja. Bagus berharap minimal bisa dijual lagi untuk menambah dana pembelian mebel baru.

“Setelah cari-cari informasi, ternyata di Solo ada juga bursa jual beli mebel second,” kata Bagus kepada Rumah190, ketika sedang memilih kursi goyang di Akbar Bursa Mebel Seken, Jl. Samodra Pasai No. 1 Komplang, Kadipiro, Banjarsari, Solo, Selasa (16/1).

Ketika mebel lama di rumahnya terjual, niat Bagus menggunakan dana hasil penjualan mebel lama untuk membeli mebel baru langsung berubah begitu melihat deretan mebel second di lokasi tersebut. “Ternyata, kendati second, mebel-mebel di Akbar Mebel Seken menggunakan kayu jati lama yang kualitasnya bagus namun harganya terjangkau,” jelas Bagus.

Tidak hanya itu, lanjut Bagus, ada beberapa mebel second yang modelnya cukup lawas dan antik sehingga menarik perhatiannya. “Kebetulan saya suka yang antik, apalagi jika mebelnya ada ukirannya. Seperti ranjang kayu lama yang akan saya beli ini,” ujar Bagus.

Berbeda dengan Bagus, Dinar warga Banyuanyar, Solo, memilih mebel second untuk memenuhi kebutuhan tempat tidur di rumahnya. Rencana ranjang kayu tersebut untuk ayahnya, alasan dia, karena ranjang berbahan kayu jati lebih kuat dan harganya terjangkau.

Pemilik Akbar Mebel Seken, Endang Setyowati, mengatakan peminat mebel second memang cukup banyak. Tidak hanya dari Solo, namun dari daerah sekitar Solo, bahkan ada juga yang dari Purwodadi, dan Salatiga. Menurut Endang, yang didampingi menantunya, Yulian Purnamawati, banyak pembeli yang ingin mengganti mebel di rumah dengan mebel second, namun kualitasnya masih bagus. Alasannya menyesuaikan dana. “Karena harganya jika dibanding dengan yang baru sekitar 40 persen hingga 70 persen. Misal di toko harganya Rp2,5 juta di sini sekitar Rp1 juta sudah dapat mebel yang sama dengan kualitas bagus. Ada juga mebel dengan harga di bawah Rp1 juta, tergantung modelnya,” terang Endang kepada Rumah190, Selasa.

 

Banyak Dicari

Selain meja kursi, sofa, lemari, bufet, meja rias, dan kursi goyang, ada juga mebel lama yang menggunakan kayu jati lembaran sehingga banyak diburu kolektor mebel lawas. “Memang ketika dibeli oleh kami ada sedikit kerusakan, seperti engsel atau kunci. Kami perbaiki dulu, baru dijual lagi,” terangnya.

Mebel second, terutama yang lama, menurut pemilik usaha Aneka Mebel di Jl. Hasanudin No. 2 Solo, Uli, saat ini memang lumayan banyak dicari. Terutama untuk tempat kuliner dengan konsep vintage atau suasana tempo dulu lengkap dengan mebel lama. “Selain itu, mebel second banyak diminati karena biasanya menggunakan kayu jati lama sehingga kualitasnya bagus, namun harganya terjangkau,” jelasnya kepada Rumah190.

Hal senada disampaikan Endi, pemilik Kazza Brankas, di Jl. Adi Sumarmo No. 155, Solo. Mebel second model lawas memang banyak dicari karena kualitas kayunya bagus. “Jika di toko mebel harganya bisa mencapai Rp5 juta, di toko mebel second hanya sekitar Rp1 juta-Rp3 juta,” terangnya. (Arif Fajar S.)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS