JIBI/Sunaryo Haryo Bayu Mingguan - Rumah di Gajahan, Colomadu, Karanganyar JIBI/Sunaryo Haryo Bayu Mingguan - Rumah di Gajahan, Colomadu, Karanganyar

Hunian Gaya Minimalis Tropis

732 Kali

Indonesia adalah wilayah yang berada di lingkup iklim tropis. Maka tak heran sebagian masyarakat menginginkan rumah dengan nuansa tropis untuk mengakomodasi iklim yang ada. Seperti sebuah rumah dengan konsep minimalis tropis milik seorang dokter di Jl. Tegal Mulyo, RT 002/RW 004, Gajahan, Colomadu, Karanganyar.

Rumah tersebut berukuran 150 m2 dan menempati lahan seluas 700 m2. Pada bagian depan, terdapat semacam taman di pinggir jalan. Selanjutnya, tembok kokoh setinggi sekitar 4 meter membentengi bangunan rumah yang menghadap ke timur itu.

Dari gerbang masuk, rumah yang dicat dengan warna krem itu berdiri kokoh. Garasi mobil terbuka terletak di sisi depan sebelah utara bangunan rumah. Pintu depan terbuat dari aluminium dan kaca. Para tamu bisa melihat secara langsung ruang tamu dan sebuah gebyok berukir cantik dari kayu jati yang membatasi ruang tamu dengan ruang keluarga. Kursi dan meja dari kayu dengan rapi ditata di ruang tamu.

Di bagian dalam, ada tiga buah kamar tidur utama dan satu kamar tidur untuk asisten rumah tangga. Kamar tidur utama didesain istimewa. Bagian bawah tempat tidur dibentuk menjadi semacam lemari dan laci-laci sehingga pakaian dan barang lainnya bisa disimpan di sana. Selain fungsional, aplikasi ini menghemat space sehingga memberi efek lapang pada kamar yang sebenarnya tak terlalu luas.

Seluruh kusen di rumah itu terbuat dari aluminium. Selain menguatkan kesan minimalis, aluminium adalah bahan yang tahan terhadap panas dan rayap sehingga minim perawatan. Hal itu berbeda dengan kayu yang memerlukan perawatan khusus minimal dan rentan terhadap rayap.

Daun pintu kamar tidur terbuat dari aluminium dengan sedikit aksen kaca. Sedangkan daun pintu belakang didominasi oleh kaca. Cahaya matahari dengan mudah masuk rumah sehingga memberikan pencahayaan alami pada siang hari. Semakin lengkap karena sang kontraktor, Hari Purnomo, mengaplikasikan warna abu-abu terang. Efeknya, ruangan memantulkan cahaya dengan baik sehingga ruang keluarga tak memerlukan lampu penerangan pada siang hari.

Dapur terbagi menjadi dua. Satu bagian digunakan untuk menyimpan barang-barang kotor. Sementara satu bagian berupa kitchen set menyatu dengan ruang keluarga. Di samping kamar tidur asisten rumah tangga terdapat semacam rak besar untuk menyimpan barang-barang. Rak itu tersembunyi dan tak bisa terlihat dari ruang keluarga.

Hari Purnomo mengatakan ciri utama dari rumah dengan desain minimalis tropis adalah minim lekukan pada desain rumah, masih ada bagian untuk halaman [bangunan rumah tidak full], dan memaksimalkan aspek pencahayaan serta sirkulasi udara.

“Sebenarnya, kalaupun tidak memakai air conditioner [AC], rumah ini sudah cukup nyaman. Tetapi sang pemilik menghendaki adanya AC,” ujar alumnus Teknik Sipil UNS Solo, beberapa waktu lalu.

Ia menuturkan taman depan dan belakang dibuat lapang dan minim aksen. Hanya ada rumput, dua buah lampu taman dan beberapa pohon kecil di taman depan. Di taman belakang, kondisinya tak jauh berbeda. “Konsep taman ini memang sesuai keinginan sang pemilik. Dia ingin taman seperti taman yang ada di Australia,” ujarnya. (Ivan Andimuhtarom/JIBI)

 

 

RELATED POST FOR CATEGORY

Bedah Rumah

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS