Pemilihan jenis kloset tergantung kebutuhan penghuni rumah. (freepik.com) Pemilihan jenis kloset tergantung kebutuhan penghuni rumah. (freepik.com)

Ini Pertimbangan Memilih Jenis Kloset

166 Kali

Salah satu bagian dari sebuah rumah yang memiliki fungsi tak kalah penting dibandingkan ruang lainnya adalah WC (water closet). WC punya fungsi penting karena menyangkut kesehatan tubuh manusia dalam urusan membuang kotoran berupa urine dan feses.

Setidaknya sebuah rumah memiliki satu WC yang di dalamnya terdapat kloset. Untuk orang Indonesia, jenis kloset yang banyak digunakan adalah kloset jongkok. Pertimbangannya terkait harga kloset jongkok yang jauh lebih murah dibandingkan kloset duduk.

Berbeda pada masa lalu yang dibuat secara sederhana, kini kloset jongkok dibuat dengan bahan yang cukup bagus dengan varian sejumlah warna. Pemilihan warna pun bisa menyesuaikan dengan warna lantai, bak air, atau dinding WC.

Demikian pula dengan kloset duduk, ada yang tanpa perlengkapan tandon air untuk penyiraman otomoatis, ada yang lengkap dengan tandon air untuk menyiram kotoran. Bahkan kloset duduk pun kini ada yang elektronik, di mana untuk menfungsikan sejumlah fasilitasnya menggunakan listrik dan sensor atau sentuhan.

Menurut Supervisor Toko Bangunan (TB) Panorama, Jl. Veteran No. 110 Solo, Frendi Sulistyo, di pasaran tersedia varian kloset jongkok dan kloset duduk. Untuk kloset jongkok ada beragam merk yang bisa jadi pilihan konsumen. Mulai dari Ina, Toto dan American Standard di mana produk tersebut memiliki finishing yang bagus.

“Juga pertimbangan untuk jangka panjangnya, di mana untuk produk-produk tersebut dalam hal pembersihan kerak lebih mudah. Harganya pun terjangkau seperti Ina kisaran Rp130.000, Toto warna putih Rp269.000 dan untuk yang warna lainnya Rp340.000 harga promo,” jelas Frendi ketika berbincang dengan Espos, di TB Panorama Solo, Rabu (9/10).

Selain kloset jongkok ada juga kloset duduk. Merknya menurut Frendi lebih banyak, seperti Ina, Lolo, Meredian, Kohler, Toto, dan American Standard. Untuk harga merk Ina mulai Rp1,1 juta, dan Rp1,350 juta yang sudah dilengkapi smart washer atau semprotan dari dalam. Sedang Toto harga mulai Rp1,3 juta hingga Rp1,9 juta. Ada juga yang elektrik dengan sensor, harga mencapai Rp20 jutaan.

“Untuk kloset duduk sebaiknya memiliki tandon air di atas mengingat proses pengisian air di bak untuk penyiraman kloset duduk butuh air bertekanan sehingga cepat terisi. Bisa disiasati dengan pompa otomatis tapi lama kelamaan akan aus juga,” jelasnya.

Kekurangan dan Kelebihan
Selain pertimbangan harga dan kualitas, ada juga pertimbangan kenapa memilih kloset jongkok dan kloset duduk. Pertimbangannya terkait kekurangan dan kelebihan dari masing-masing kloset tersebut.

“Pertimbangan penggunaan kloset duduk biasanya untuk lansia, agar tidak capai saat jongkok lama. Sehingga saat buang air besar lebih nyaman,” terang Frendi.

Kendati demikian ada yang menyebutkan kloset duduk juga memiliki kekurangan, yakni proses buang air besar (BAB) membutuhkan waktu lebih lama dan tenaga yang lebih besar. Risikonya dapat meningkatkan sejumlah penyakit, seperti wasir dan sembelit. Demikian juga soal bakteri yang menempel di penampang kloset duduk.

“Untuk bakteri sebenarnya tergantung perawatannya, yakni pembersihan dilakukan tiga kali dalam sepekan menggunakan cairan pembersih. Untuk amannya bisa dilakukan pembersihan setiap kali usai pemakaian, bisa dengan sabun cuci atau pembersih lainnya. Jika menggunakan pembersih yang keras sebaiknya dicampur dengan air terlebih dahulu agar warna kloset tidak pudar,” jelas Frendi.

Kloset jongkok kendati memiliki kekurangan dalam hal model yang dinilai kuno, namun memiliki banyak kelebihan dari segi kesehatan. Seperti dilansir alodokter.com, dari sejumlah penelitian dan kajian medis menyebutkan, posisi jongkok lebih efektif melancarkan proses BAB. Ini berkaitan erat dengan kinerja otot dan postur tubuh yang mendukung proses BAB.

“Kendati demikian yang sudah punya kloset duduk bisa menyiasati agar proses BAB lebih lancar dan tidak terlalu banyak mengejan. Yakni dengan menambah pijakan kaki yang bisa dipesan di toko biasa atau toko online,” ujar Frendi. (Arif Fajar S.)

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS