Ruang tamu merupakan cerminan ekspresi pemilik rumah. (Rumah190/Arif Fajar S.) Ruang tamu merupakan cerminan ekspresi pemilik rumah. (Rumah190/Arif Fajar S.)

Jadikan Ruang Tamu Ekspresif

17 Kali

Rumah atau tempat tinggal memiliki beberapa bagian dengan masing-masing peran dan fungsinya. Teras rumah merupakan wajah bagian luar sebuah bangunan rumah. Penataan sebagus mungkin sangat diperlukan untuk bagian depan rumah tersebut.
Selain bagian depan rumah yang menjadi wajah utama, ada juga wajah bagian dalam yang juga membutuhkan penataan yang pas, yakni ruang tamu. Karena letaknya di bagian utama ketika memasuki rumah, pemilik rumah tentu ingin menampilkan sesuatu yang menarik dan bagus.
“Sebagai wajah bagian dalam rumah, ruang tamu juga merupakan cerminan ekspresi dari pemilik rumah. Jika tampil wah, menandakan pemiliknya suka kemewahan atau menandakan yang bersangkutan seorang pejabat. Tampil dengan warna cerah, menjadi penanda pemilik rumahnya seorang yang dinamis,” terang Store Manager Informa Solo Paragon Lifestyle Mall Solo, Caroline Engelsz, ketika berbincang dengan Espos, Selasa (30/7).
Agar ruang tamu tampil bagus, lanjut Caroline, pemilik rumah harus bisa memilih elemen pendukung ruang tamu dengan baik. Elemen yang diletakkan di ruang tamu harus yang keren, baru di nomor dua mempertimbangkan kenyamanan.
Elemen utama mulai dari sofa, meja, end table atau meja sudut, dan bisa ditambahi karpet. Elemen pendukungnya seperti bantal sofa, lampu meja, vas bunga, hiasan dinding, lampu gantung, dan jam dinding.
“Kenapa sofa, karena mampu memberikan kesan keren dibanding menggunakan kursi kayu. Sesuaikan sofa dengan luas ruangan. Variasinya bisa sofa tiga seater dan dua seater, sofa dua seater dan dua seater, sofa dua seater dan satu seater, atau perpaduan sofa tiga seater, dua seater, dan satu seater,” ujar Caroline.

Ruang tamu merupakan cerminan ekspresi pemilik rumah. (Rumah190/Arif Fajar S.)

Ruang tamu merupakan cerminan ekspresi pemilik rumah. (Rumah190/Arif Fajar S.)

Sementara meja adalah tempat menyajikan minuman dan penganan. Oleh karena itu, lanjut dia, sebaiknya meja tidak penuh hiasan. Cukup vas bunga berukuran kecil dengan ukuran bunga tidak terlalu tinggi. Kemudian di sudut ruang bisa dipasang meja sudut berukuran kecil dengan lampu di atasnya. Bisa juga dipadu dengan vas bunga.
“Hiasan pada dinding juga bisa semakin mempercantik sebuah ruang tamu. Wujudnya bisa metal art, lukisan, atau pigura berisi kata-kata bijak dan bisa juga kaligrafi. Jam dinding bisa juga jadi penghias dinding, karena sekarang bentuknya sudah bervariasi,” jelas Caroline.
Elemen lainnya adalah lampu gantung sebagai penerangan utama atau penerangan tambahan. Sebaiknya bentuk dan ukuran lampu menyesuaikan ketinggian atap dan luas ruangan. “Satu lagi elemen yang tak kalah penting adalah karpet lantai. Karpet lantai akan menambah kesan elegan ruang tamu,” jelasnya.
Pemilihan karpet, menurut KepalaToko Alisbha Carpet, Jl. Gajah Mada No.36 Solo, Miftahudin Afif, harus menyesuaikan gaya rumahnya. Untuk rumah minimalis saat ini sudah banyak yang menggunakan karpet di ruang tamu. “Tentunya harus tetap memperhatikan luas ruang tamu. Pemilihan corak untuk minimalis biasanya simpel berupa motif garis, kotak, bulat kecil, dan polos atau satu warna,” terang Afif.

Ada juga karpet untuk ruang tamu rumah klasik. Karpet yang dipilih, lanjutnya, biasanya bermotif bunga dengan warna soft. Harga karpet saat ini juga cukup terjangkau dengan kualitas mumpuni. “Karpet ukuran 120 cm x 170 cm untuk rumah minimalis harganya Rp575.000, dengan ukuran yang sama untuk rumah klasik harganya Rp570.000. Perawatannya cukup vakuum sepekan sekali, kalau pencucian untuk karpet Turki sebaiknya dry clean,” jelasnya. (Arif Fajar S.)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS