Desain Kamar Anak (duniaproperti.net) Desain Kamar Anak (duniaproperti.net)

Kamar Anak: Pengawasan Jangan Diabaikan

1638 Kali

Dengan kamar tersendiri, buah hati bisa dilatih hidup mandiri. Anak juga dilatih memiliki tanggung jawab sendiri. Kendati bermanfaat untuk melatih kemandirian dan tanggung jawab, orang tua mestinya tidak lantas lepas tangan. Pengawasan orang tua terhadap kegiatan anak selama di kamar tetap diperlukan sebagai bentuk perhatian kepada buah hati.

Pakar desain interior rumah dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Andi Setiawan, menyarankan agar kamar anak terletak tak jauh atau bersebelahan dengan kamar orang tua. Kedua kamar itu sebaiknya dihubungkan dengan pintu atau connecting door untuk memudahkan pengawasan orang tua. “Terutama jika anak masih berusia di bawah empat tahun. Sistem syarat motoriknya belum stabil. Jadi, pengawasan amat diperlukan. Keberadaan connecting door bisa membantu,” ujarnya saat ditemui rumah190.com di kantornya, beberapa waktu lalu.

Bagi sebagian orang tua, menjauhkan anak-anak dari berbagai peralatan elektronik seperti televisi, ponsel, komputer dan lain-lain dipandang sebagai langkah positif. Oleh sebab itu, sebagian orang tua memilih tidak memasang alat-alat elektronik di kamar anak. Namun ada juga yang berpandangan penggunaan peralatan elektronik sah-sah saja selama bermanfaat untuk si buah hati. “Itu [penggunaan elektronik di kamar anak] tergantung pola asuh orang tua. Sebetulnya di ponsel atau perangkat komputer ada banyak game yang bermanfaat untuk merangsang kecerdasan buah hati,” ungkapnya.

Pemasangan peralatan elektronik seperti televisi atau perangkat komputer di kamar anak juga harus memperhatikan standar keselamatan. Dia menyarankan sambungan sambungan listrik sebaiknya diletakkan pada tempat yang tidak mudah dijangkau anak seperti di belakang lemari atau di tempat yang lebih tinggi. (Moh. Khodiq Duhri/JIBI)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS