pinterest.com Lukisan Abstrak pinterest.com Lukisan Abstrak

Lukisan Abstrak pada Hunian Modern

504 Kali

Selain bingkai-bingkai foto keluarga, kerabat, maupun diri sendiri, memajang lukisan adalah cara lain mempercantik tampilan interior hunian. Khususnya, bagi Anda penghuni rumah atau apartemen bergaya modern, lukisan-lukisan bergaya abstrak salah satu pilihannya.

Secara umum kehadiran lukisan-lukisan di dalam rumah membuat penghuninya bisa dicap sebagai seorang yang memiliki selera seni. Tak berlebihan bila akhirnya memamerkan lukisan dianggap lebih prestise ketimbang perabotan atau benda seni lainny. Bukan hanya itu lukisan-lukisan tersebut juga bisa memancarkan kepribadian sang pemilik.

Belum lagi kita akan merasakan pengalaman berbeda ketika berada di dalam bangunan yang menampilkan lukisan-lukisan di dindingnya. Selain itu mau tak mau kita juga terkadang tergoda menafsirkan pesan-pesan yang terkandung di dalam lukisan-lukisan tersebut.

Soal lukisan untuk hunian, ibarat kurator sebuah pameran, Anda pun harus jeli memilih lukisan yang ingin dipajang di dalam rumah atau apartemen. Jika bujet memungkinkan, Anda bisa membeli lukisan-lukisan karya-karya seniman ternama. Namun bila pas-pasan, tak salah juga jika Anda memilih lukisan-lukisan sesuai selera, soal seniman urusan nomor dua.

Bicara  era sekarang, interior bernuansa modern sebetulnya masih mendominasi hunian-hunian di kota-kota besar. Kesan minimalis, kalem, dan tidak bertele-tele adalah ciri interior bergaya ini. Oleh sebab itu, lukisan-lukisan yang dipilih hendaknya memperkuat kesan modern tersebut.

Desainer interior Roland Adam mengatakan lukisan yang cocok untuk hunian bergaya modern adalah lukisan abstrak. Guratan-guratan kuas maupun bentuk-bentuk tak menentu dalam lukisan bergaya ini dianggap sejalan dengan konsep interior modern yang terkesan sederhana dan hangat.

Tak sebatas itu, abstrak yang bernuansa bebas dinilai sesuai dengan jiwa-jiwa penghuni muda. “Interior modern harus selalu lukisan abstrak. Baik itu rumah maupun apartemen,” ujarnya.

Selain abstrak, menurut Roland hal lain yang perlu diperhatikan penghuni yaitu pemilihan warna lukisan. Dia menyarankan warna-warna lukisan abstrak itu harus senada dengan warna-warna interior. Kekhawatirannya jika warna lukisannya berlainan akan mengacaukan konsep interiornya.

“Jadi warna lukisan sangat berpengaruh sekali dalam memunculkan suasana ruangan,” ujarnya.

Bagi pemilik hunian bergaya modern, pantang memasang lukisan-lukisan indah. Roland tak begitu menyarankan lukisan-lukisan pemandangan alam dipajang pada hunian bergaya modern. Dia menilai lukisan-lukisan tersebut berseberangan dengan gaya modern. Sebab lukisan-lukisan demikian akan lebih cocok dihadirkan di rumah bergaya klasik.

Mengenai penempatan lukisan di dalam hunian, Roland melihat tak ada aturan baku terkait hal tersebut. Soal ini sebaiknya bisa disesuaikan dengan keinginan si penghuni apakah mau menaruh lukisannya di ruang tamu, ruang keluarga, atau tempat tidur. “Sekarang tinggal cermat memilih mana lukisan-lukisan yang cocok untuk rumah Anda,” ujarnya.

Soal ukuran lukisan sepatutnya juga disesuaikan dengan ruang kosong yang tersedia di dinding seperti di atas televisi atau tempat lainnya. Idealnya ukuran lukisan harus proporsional dengan ruang yang tersedia di dinding. Semakin Anda menyisakan ruang kosong di sekitar lukisan maka makin tercipta rasa ketenangan.

Cara lainnya Anda juga bisa menggantungkan lukisan berukuran kecil di dinding besar sendirian tanpa ada benda-benda mengganggu di sekitarnya. Melalui cara ini Anda dapat menciptakan keheningan, kekontrasan pada ruang, dan terkesan bebas.

Berkaitan dengan warna lukisan, Hijauart.com mengingatkan penghuni agar jangan memilih lukisan yang memiliki warna sama dengan warna dinding. Misalnya dinding hijau muda dengan lukisan berwarna mayoritas hijau muda akan membuat ruangan terlihat datar.

Baiknya padu padankan dinding tersebut dengan lukisan warna apa saja selain hijau muda. Meskipun demikian bila hendak menginginkan lukisan yang memiliki warna sama dengan dinding, carilah warna gradasi atau turunannya. Dengan kata lain mencari warna yang senada.

Selain  mengacu pada warna dinding, penghuni juga bisa mencocokkan lukisan dengan warna perabotan atau furnitur di ruangan. Misalnya, dinding putih, sedangkan sofa berwarna merah tua, Anda bisa memilih warna lukisan yang selaras dengan warna sofa tersebut.

Terlepas dari lukisan-lukisan abstrak maupun pemandangan, masih banyak lagi sejumlah lukisan dengan beragam aliran seperti futurisme, dadaisme, kubisme, ekspresionisme, realisme, dan masih banyak lagi yang lainnya. Tentu Anda bisa berkreasi lebih banyak menampilkan lukisan-lukisan tersebut sesuai dengan konsep hunian.  (Dika Irawan/JIBI)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS