http://www.ideaonline.co.id http://www.ideaonline.co.id

Makin Artistik dengan Benda Kuno

2148 Kali

RUMAH190.COM Furnitur dan berbagai objek dekoratif interior rumah tak selalu harus serba baru. Dengan menghadirkan furnitur maupun benda-benda kuno dan antik justru akan membuat interior rumah menjadi makin artistik, bernilai seni tinggi dan menarik. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan tampilan interior yang menarik. Untuk menampilkan interior rumah yang artistik pun rupanya tak sesulit yang dibayangkan dan memakan biaya besar. Dengan bermodalkan kreativitas, Anda bisa memanfaatkan berbagai benda-benda kuno warisan keluarga menjadi objek dekoratif interior rumah yang menawan dan bernilai seni tinggi.

Berburu benda-benda kuno di wilayah-wilayah pedesaan bisa menjadi alternatif lainnya untuk  mendapatkan furnitur maupun objek dekoratif interior rumah dengan harga miring. Atau bagi Anda yang berkantong tebal, bisa berburu benda-benda kuno dari para kolektor-kolektor barang antik. Bagaimana pun cara Anda mendapatkannya, yang pasti kehadiran furnitur kuno dan berbagai benda-benda kuno akan semakin memperkaya khazanah interior rumah Anda. Seperti dilakukan keluarga Radik Karyanto yang berdiam di Jalan Sumatra I No 6 Ngadisuman, Solo.

Berbagai furnitur dan objek dekoratif ruangan rumah keluarga Radik didominasi oleh benda-benda model Jawa kuno. Ada benda-benda yang benar-benar asli berumur tua dan ada beberapa benda-benda buatan baru tapi dengan merepro model aslinya. ”Saya suka mengoleksi barang-barang antik dan berburu barang-barang seperti ini sejak tahun 1990-an hingga tahun 2000-an, tapi sekarang sudah jarang berburu lagi,” ujar Radik ketika dijumpai Espos di kediamannya.

Koleksi barang-barang antik tersebut selanjutnya justru bermanfaat menjadi elemen-elemen yang makin membuat interior rumahnya menjadi makin menarik dan artistik. Berbagai furnitur dan  pajangan khas bergaya Jawa yang digunakan dalam rumah keluarga Radik sangat mendukung konsep  rumahnya yang bernuansa rumah Jawa.

Pada pintu depan menuju ruang tamu terbuat dari kayu jati dengan hiasan gebyok antik terasa sangat serasi dengan tembok rumah yang mengekspos batu bata yang diampelas. Di ruang tamu, terdapat almari dengan mahkota ukir yang berumur lebih dari 50 tahun pada bagian pojok ruangan.

Ruang tamu juga dihias dengan lampu gantung dari kuningan model klasik., almari tanggung kuno dari kayu jati dengan pintu kaca dan di sampingnya terdapat pajangan dari bahan kuningan, seperti bokor kecil dan tempat kinangan. Pada bagian atas pintu menuju ruang keluarga dan dinding atas ruang keluarga terdapat krobyong antik dari kayu jati.

Beragam koleksi

Pemilihan mebel-mebel kuno dan elemen dekoratif dari bahan kayu jati mendominasi rumah ini. ”Menurut saya mebel-mebel dari kayu sifatnya lebih abadi ketimbang mebel-mebel lain yang  sifatnya lebih modern seperti yang banyak didapati saat ini. Mebel dari kayu bagi saya tak pernah ketinggalan mode,” ujar bapak satu orang anak ini. Berbagai macam benda kuno lainnya juga menghiasi ruang keluarga, kamar tidur dan beberapa ruang lainnya. Almari pajang kuno berbentuk simpel, jam antik terlihat di ruang keluarga. Di kamar tidur terdapat meja rias dari kayu jati bergaya Jawa kuno, namun meja rias ini buatan baru. Kursi di ruang tamu juga buatan baru dari kayu jati dan anyaman rotan, merepro kursi model zaman Belanda.

Objek dekoratif dan furnitur kuno juga menghiasi interior rumah keluarga Ken yang berdiam di  Jalan Cendrawasih Q7 Kompleks Perumahan Solobaru. Berbagai macam benda kuno, mulai dari lukisan, berbagai pajangan dari bahan logam, gerabah, kayu hingga keramik bisa dijumpai di sini. Di ruang tamu terdapat benda-benda unik seperti setrika besi antik, timbangan besi antik dan mesin jahit kuno yang digunakan sebagai pajangan.

”Saya suka berburu barang-barang antik dan kuno sejak SMA hingga sekarang. Koleksi saya beragam, mulai dari keris, lampu kuno, lukisan, radio kuno, benda-benda pajangan. Bagi saya menampilkan benda-benda kuno seperti itu akan semakin mempercantik interior rumah, menjadi  kebanggaan sekaligus sebagai investasi,” ujarnya.

Sementara itu, lukisan bergambar Gusti Nurul dari Mangkunegaran yang dilukis oleh Raden Sayid terpampang di lantai dua rumahnya. Topeng-topeng kuno dari karakter Mesir kuno juga menghiasi dinding rumah ini. Sementara di kediaman Tutik H di Jalan Srikandi 8 Dawung, Solo, juga mengaplikasikan berbagai benda antik bergaya Jawa kuno dalam rumahnya seperti ventilasi kuno  dan pintu-pintu kuno. Di teras belakang rumah bisa dijumpai lincak dan kursi lenong antik.   ( Aeranie Nur Hafnie )

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS