idesignarch.com idesignarch.com

Material Alami Kian Tren Untuk Properti

800 Kali

RUMAH190.COM—Penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan tampaknya saat ini tengah menjadi tren di kalangan masyarakat. Selain lebih sehat ternyata produk ramah lingkungan juga banyak dijual dengan harga yang lebih murah.

Managing Director Lamudi Indonesia Mart Polman mengatakan baru-baru ini banyak penemuan materil baru yang diklaim ramah lingkungan, tetapi tren penggunaan bambu seakan tak pernah pudar. Di Tiongkok, dulu bambu dijadikan sebagai bahan dasar membuat panah dan seratnya dibuat menjadi kabel untuk jembatan suspensi yang belakangan ini diketahui, kabel jembatan suspensi Suku Inca juga terbuat dari bahan yang sama.

“Saat ini, desainer bangunan pemenang penghargaan seringkali adalah desainer yang menggunakan bambu dalam karyanya. Misalnya saja Oscar Lopez yang sering disebut sebagai Raja Bambu telah diakui menjadi pelopor dalam pemakaian bambu,” katanya dalam siaran pers, Kamis (8/9).

drawhome.com

drawhome.com

Bambu sangat murah dan bisa digunakan untuk berbagai macam objek, oleh karena itu bambu kini semakin digemari dan banyak dipilih oleh para arsitek dan pengembang. Bambu juga memiliki berat yang sama dengan baja ringan, namun memiliki fleksibilitas lebih tinggi sehingga tahan terhadap badai dan gempa bumi.

Polman pun menilai saat ini produk properti yang di tampilkan di portal Lamudi pun banyak menggunakan bahan bambu.

“Bambu telah lama dikenal di Asia Tenggara selama berjuta-juta tahun tetapi kini bambu bertransformasi mejadi bahan bangunan yang kekinian dan digunakan di seluruh dunia dan terpenting, bambu sangat ramah lingkungan,” katanya.

Sementara itu, kata Polman, temuan bahan-bahan ramah lingkungan yang baru antara lain hasil daur ulang plastik. Para peneliti mengadaptasi plastik untuk mengurangi kegiatan pertambangan serta komponen lain yang membahayakan sehingga dengan begitu biaya pertambangan, jumlah sampah plastik serta emisi gas rumah kaca bisa dikurangi.

Miselium adalah salah satu contohnya, salah satu jenis jamur ini ternyata bisa dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai bahan baku untuk membuat batu bata yang ringan dan tahan lama.

Bahan ramah lingkungan lainnya adalah Ferrock, bahan yang terbuat dari debu baja daur ulang ini bisa berfungsi sebagai beton. Bahan ini lebih ramah lingkungan karena mengikat karbon dioksida saat proses pengeringan dan membuat tingkat karbon menjadi netral.

“Ada juga bahan bangunan yang diberi nama Timbercrete, bahan yang menggabungkan semen dengan serbuk gergaji tersebut dapat digunakan sebagai blok serta bata. Kelebihan bahan ini adalah selain ramah lingkungan adalah lebih ringan,” ujar Polman. (Ipak Ayu Nurcaya/JIBI)

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS