Rotan1

MEBEL ROTAN SINTETIS

853 Kali

 

RUMAH190.COM–Serba simpel, praktis dan tidak ribet perawatannya. Itu tren yang digemari masyarakat perkotaan saat ini. Tak heran perumahan dengan model griya minimalis pun sangat diminati mereka yang ingin punya tempat tinggal.

Tidak hanya model perumahan atau rumah minimalis, pilihan mebel pun saat ini bergeser ke model dan bahan yang simpel dan mudah perawatannya. Beragam mebel untuk mengisi rumah dan memenuhi kebutuhan masyarakat memang banyak ditawarkan.

Mulai dari model modern, gaya retro, unik, dan antik bisa menjadi pilihan. Mengenai bahan dari mebel tersebut pun beragam, mulai dari kayu jati, besi, alumunium hingga rotan. Kayu jati sempat menjadi tren yang digemari masyarakat. Namun karena semakin lama, bahan bakunya juga mulai berkurang, harga mebel kayu jati pun merangkak naik. Kemudian dari bahan besi, masyakat malas untuk perawatannya karena mudah terserang karat. Selain itu mebel dari kayu jati dan besi juga bobotnya lebih berat, sehingga ketika pemilik rumah hendak menata ulang ruangan, harus ekstra tenaga untuk memindahkannya.

Pilihan lainnya adalah rotan alami, selain teksturenya yang menarik, anyamannya juga memberi nilai lebih, mebel dari rotan bobotnya ternyata lebih ringan sehingga ketika pemilik rumah hendak menata ulang ruangan tidak perlu repot.

“Hanya saja rotan alami ada kelemahannya, yakni tidak bisa ditaruh di luar ruangan [outdoor], perawatannya juga tidak mudah, cepat berjamur, dan tidak boleh terkena air,” terang Sales Eksekutif Departemen Comersial Table and Chair (CTS) Informa, Solo Paragon Mal, Muhammad Amarullah , beberapa waktu lalu.

Mebel rotan alami yang saat ini ditawarkan juga mulai mencoba mengikuti model. Hanya saja agar sesuai dengan keinginan konsumen, sambung Amarullah yang akrab disapa Amar, rotan alami pun dipadu padankan dengan kayu. “Jadi tidak total berbahan rotan alami, namun sudah dikombinasikan dengan kayu. Contohnya, rotan untuk alas duduknya saja, atau untuk sandaran dan alas, namun kerangka dari kayu,” papar dia.

Dengan kondisi tersebut, kemudian muncul mebel berbahan rotan sintetis. Mebel rotan sintetis ternyata perlahan tapi pasti mendapat tempat di hati konsumen. Terutama mereka yang menginginkan mebel yang ringan namun tetap kokoh dengan model sesuai selera.

“Mebel berbahan rotan sintetis memang digemari, kendati harganya memang cukup mahal. Namun karena pertimbangan lebih awet dan mudah perawatannya, masyarakat banyak yang tertarik,” terang Deputy Store Manager Informa, Solo Paragon Mal, M. Zaki Hanung, Selasa, di Informa.

 

Warna Menyesuaikan

 

Hal senada juga disampaikan Hartanto, pelaku bisnis pembuatan mebel berbahan rotan sintetis yang berada di Perum Pondok Baru, Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Menurut dia, mebel rotan sintetis memang mulai digemari, sebagai alternatif mebel dari bahan lainnya.

“Memang lebih mahal karena seperti yang saya buat, bahannya dari alumunium yang kokoh, kemudian rotan sintetisnya juga mahal karena biji plastiknya masih impor. Namun kelebihannya banyak pilihan warnanya, sehingga bisa menyesuaikan warna cat ruangan. Kemudian mudah perawatannya, penempatannya pun bisa untuk luar ruangan atau dalam ruangan,” jelas Hartanto ketika ditemui di rumahnya.

Selain itu, sambung Hartanto, mebel dengan bahan rotan sintetis modelnya pun bisa menyesuaikan pesanan pembeli atau konsumennya. Bisa berupa satu set meja makan dan kursinya, satu set meja tamu dan kursinya, satu set sofa, atau kursi malas berbentuk panjang untuk tepi kolam renang. “Konsumen pun bisa memesan sesuai keinginan asal menyertakan foto atau model yang dipesan melalui emai saya; hartantothok@yahoo.com,” tutur Hartanto yang memulai usahanya sejak tahun 2009 ini. (Arif Fajar Setiadi)

 

Rotan1

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS