www.pinteres.com www.pinteres.com

Menata Gudang

2192 Kali

RUMAH190.COM Penataan barang dalam gudang harus disesuaikan dengan kebutuhan. Penataan yang praktis dan memperhatikan kebutuhan akan menghindarkan Anda dari kesulitan saat mengambil, jika tumpukan semakin banyak. Ada saja barang yang jarang terpakai atau tidak selalu digunakan, sehingga menjadi tidak berguna. Akibatnya, barang tersebut teronggok dan kadang-kadang menjadi rusak karena terkena suhu ekstrem.

Untuk menjaganya agar tetap awet, Anda harus menyimpan barang-barang itu di dalam gudang. Secara definitif, gudang merupakan tempat untuk menyimpan barang secara tertutup. Gudang tidak harus berbentuk ruang tertutup, tetapi bisa juga ruang terbuka yang terdapat wadah-wadah seperti rak atau almari untuk menempatkan barang-barang tersebut.

Meski gudang fungsinya untuk menempatkan barang yang mungkin tidak berguna (saat ini), namun pembuatan gudang tak boleh asal-asalan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar pemanfaatan gudang bisa lebih optimal.

Dosen Jurusan Interior Fakultas Sastra dan Seni Rupa (FSSR) UNS, Solo, Soepono Sasongko, mengatakan gudang bisa dibuat dengan memanfaatkan ruangan sisa di dalam rumah. “Gudang ini biasanya memanfaatkan ruangan sisa di dalam rumah, misalnya di ruang terbuka antarruangan atau di bawah tangga. Ada juga yang dibuat dengan perencanaan khusus untuk gudang. Ruangan yang direncanakan ini harus disesuaikan peruntukannya, misalnya soal desain, konstruksi, pengaturan suhu ruangan dan sebagainya,” kata dia saat ditemui Espos di Kampus UNS beberapa waktu lalu.

Mobilitas barang

Gudang yang dipergunakan untuk menyimpan makanan atau barang yang mudah menjamur, harus dibuat penataan suhu ruangan dengan humidifier.Sementara itu, dari segi mobilitas, tempatkan barang yang dirasa atau direncanakan paling kerap keluar masuk gudang di bagian yang mudah dijangkau. Penempatan ini akan mempermudah dalam pengambilan barang yang dimaksud, tanpa harus mengganggu barang-barang lainnya. Sebaliknya, jika barang yang mobilitasnya tinggi, namun ditempatkan sembarang, akan menyulitkan Anda untuk menemukan atau mengambilnya.

Di sisi lain, seiring dengan perkembangan zaman, lahan semakin terbatas dan bangunan rumah semakin sempit. Sehingga ruangan untuk gudang tidak dibuat secara khusus. Salah satu pemanfaatan tempat untuk gudang adalah bagian antara plafon dengan atap. Menurut Soepono, untuk membuat gudang di tempat seperti ini harus diperhatikan konstruksinya, supaya tidak ambruk dan mencelakai penghuninya. Harus ada kerangka dasar yang menyangga barang-barang yang akan ditempatkan. Meski sudah ada kerangka, barang yang ditempatkan juga harus diseleksi, artinya tidak boleh terlalu berat.

Salah satu pengadopsi gudang di plafon ini adalah Tulus Basuki Wijaya, warga Karanganyar. Dia bersama isteri memanfaatkan ruangan kecil berukuran sekitar 1 x 1 meter di atas akses dari garasi mobil ke dalam rumah untuk gudang. Dengan menambah papan tebal dan pintu samping (dari garasi) gudang dapat digunakan untuk berbagai barang.

“Tadinya kami tidak pengin ada ruang yang nganggur untuk gudang, lalu kami lihat di atas (plafon) jalan masuk dari garasi ada space kecil yang kemudian kami pasangi papan dan pintu,” kata dia kepada Espos di kediamannya.( Akhmad Ludiyanto )

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS