Penataan teras (depan) penting sebagai perwajahan sebuah rumah. (Nicolous Irawan) Penataan teras (depan) penting sebagai perwajahan sebuah rumah. (Nicolous Irawan)

Menata Ruang Transisi

122 Kali

 

Menata rumah tidak hanya bagian dalam. Bagian luar terutama bagian depan yang merupakan wajah dari tempat tinggal kita pun perlu ditata. Selain menata taman, memilih pagar yang pas, ada satu lagi bagian depan rumah yang juga menjadi identitas atau pengenal dari rumah kita, yakni teras.

Keberadaan teras menjadi hal penting saat ini di mana interaksi antara penghuni rumah dengan orang luar semakin intens, terutama teras depan. Beberapa pemilik rumah bahkan sengaja menata teras rumah sebaik mungkin. Penataan pun disesuaikan dengan tema atau konsep tempat tinggal tersebut.

Pemanfaatan teras pun beragam, seperti teras rumah milik Octaria Kenes yang memanfaatkan teras untuk tempat meeting dadakan sekaligus untuk quality time bareng suami. “Maklum sama-sama sibuk, jadi pas pagi hari dan malam hari sambil duduk di teras mengobrol tentang pekerjaan hari ini dan apa saja yang sudah dilakukan hari ini,” tutur Octaria, warga Mayang, Gatak, Sukoharjo kepada Rumah190, Selasa (31/7).

Selain itu, Octaria pun menata teras dengan dekorasi yang sesuai dengan penataan awal yakni Rumah Tosca yang menampilkan tema pop vintage sehingga elemen pendukungnya pun menyesuaikan konsep tersebut. Seperti pemilihan ubin yang motifnya sesuai, kendati harus menunggu sepekan untuk mendapatkan ubin/keramik yang sesuai. “Mebelernya juga menyesuaikan, tentu sebelumnya telah berdiskusi dengan suami. Setelah itu kami hunting ke beberapa tempat untuk mendapatkan material yang sesuai,” ujar Octaria.

Brian Budi Nugroho Putra, warga Kadipiro, Banjarsari, Solo, memanfaatkan teras sebagai ruang tamu sehingga mebeler yang ditempatkan di teras berupa satu set meja kursi lengkap (dua kursi single, satu kursi panjang dan satu meja). “Kalau kursinya vintage dipadu meja industrialis, di dinding sengaja saya beri hiasan sepeda motor yang sudah dilepas per bagiannya. Sementara atapnya menggunakan kaca sehingga pencahayaan langsung dari sinar matahari. Sementara lantainya granit, dengan warna menyesuaikan dinding sehingga menyatu,” ujar Brian, kepada Rumah190, di rumahnya Selasa.

Menurut dosen Arsitektur Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo yang juga anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Cabang Solo, Rully ST., MT., teras adalah ruang beratap yang dibatasi oleh beberapa sisi dinding dengan ketinggian lantai yang lebih tinggi dari ruang luar tetapi lebih rendah dari ruang dalam. Teras merupakan ruang transisi antara interior (dalam) dan eksterior (luar) atau sebaliknya.

“Kalau dari letaknya, ada teras depan, teras belakang, teras samping, dan teras di lantai atas yang biasa disebut balkon,” ujar Rully kepada Rumah190, di ruang dosen Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo, Selasa.

Teras memiliki fungsi sebagai ruang tunggu, tempat santai, menerima tamu (tidak privat), tempat berjemur, dan tempat bermain. Teras, lanjut dia, bisa juga sebagai ruang makan jika letaknya di belakang dan ruangan sekitarnya mendukung, seperti dekat dapur. Demikian juga teras sebagai ruang belajar, tentu letaknya bisa di balkon, samping, maupun belakang.

Berdasar ukuran, teras dikategorikan kecil dengan ukuran kurang dari 5 meter persegi, dan teras menengah dan luas jika luasnya lebih dari 5 meter persegi. “Untuk material pendukung teras, sebaiknya sejak awal sudah menentukan fungsi teras itu sendiri. Misal sebagai ruang tamu, maka materialnya harus mendukung fungsi tersebut,” terangnya.

Untuk material lainnya, seperti lantai tambah Rully, sebaiknya menggunakan keramik bertekstur agar tidak licin karena letaknya di luar bisa saja terkena air hujan. Selain teras, ruang sekitarnya juga perlu di tata sehingga ketika teras difungsikan sebagai ruang santai, tujuan itu tercapai. “Bisa juga teras untuk memandang atau menikmati ruang sekitar, seperti taman dan sebagainya, oleh karena itu ruang sekitar teras juga harus menyesuaikan,” jelas Rully. (Arif Fajar S.)

 

RELATED POST FOR CATEGORY

Eksterior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS