http://mydecorative.com http://mydecorative.com

Menghadirkan Taman Bernuansa Sejuk

1502 Kali

RUMAH190.COM Kenikmatan batin seseorang beraneka macam untuk memenuhi. Salah satunya dengan cara menikmati keindahan taman. Taman pun tak harus selalu dilakukan luar rumah, untuk menambah keharmonisan keluarga keberadaan taman di dalam rumah pun bisa dilakukan.
Menikmati pemandangan taman dari dalam rumah sebenarnya tetap bisa dilakukan dengan leluasa. Syaratnya, area pandang tidak tertutup atau tidak terhalang terbuat dari kaca atau dinding transparan. Sehingga Anda pun bisa menikmati keindahan bunga-bunga di taman tanpa terganggu cuaca atau angin.

Bagi yang menginginkan taman dapat dinikmati secara langsung, dapat disentuh dan dirasakan tanpa terganggu cuaca buruk di luar rumah, maka taman harus diboyong ke dalam rumah. Menempatkan tanam di dalam rumah mestinya memperhatikan beberapa hal. Misalnya, jika taman itu akan “disajikan” bagi tamu, maka tempatkan di ruang tamu atau ruangan yang dapat dilihat dengan mudah oleh tamu. Demikian pula jika taman akan lebih sering dinikmati oleh anggota keluarga, maka ditempatkan di ruang keluarga. Ketua Jurusan Desain Interior Fakultas Sastra dan Seni Rupa (FSSR) UNS Solo, Drs Rahmanu MSN menggarisbawahi bahwa penempatan taman yang ada unsur tanaman di dalamnya tak boleh mengabaikan aksesibilitas sinar matahari.

“Sinar matahari sangat penting sebagai salah satu sumber kehidupan tanaman. Maka buatlah ruang terbuka agar matahari bisa masuk. Ini bisa diatasi dengan penggunaan atap kaca atau bahan transparan,” ujarnya saat dijumpai Espos di Kampus UNS.

Sesuaikan model rumah

Sementara itu, jika taman ditempatkan di bawah atap terbuka, pastikan keamanannya agar tidak dapat dimasuki orang lain, misalnya menambahkan dengan teralis. Jeruji pada teralis ini juga bisa dijadikan wahana tanaman rambat. Selain itu, pilihlah tanaman yang sesuai dengan model interior rumah. Misalnya untuk rumah minimalis, bisa dipakai jenis tanaman yang bentuknya juga minimalis (minim dahan/daun) misalnya bambu air atau glagah.

Lebih jauh, Rahmanu mengatakan selain tanaman, taman dalam ruangan memiliki unsur air dan lighting atau pencahayaan. Agar lebih terasa hidup, tanam dilengkapi dengan kolam atau air mengalir yang biasa ditempatkan pada dinding yang sudah direkayasa menjadi bentuk tertentu misalnya bebatuan. “Suara gemericik air yang mengalir dapat menimbulkan efek dramatis pada penikmatnya.”

Jangan lupa, persiapkan alat atau sistem sirkulasi air atau saluran (untuk air mengalir). Lighting juga dapat menimbulkan efek dramatis. Buatlah pencahayaan dengan sinar atau warna yang mendukung. Misalnya untuk taman yang terbuka, di mana air hujan dapat leluasa masuk ke dalam taman, sorotkan warna emas ke jatuhnya titik-titik air hujan.

Efek-efek dramatis tersebut tentu didukung pula dengan bentuk taman dan tanaman yang ada sehingga menambah suasana segar di dalam rumah. Salah satu pemilik rumah yang menghadirkan taman di dalam rumah adalah Kunto Aribowo, warga Jalan Melati Perumahan Fajar Indah, Solo menyatakan, meski sudah ada dua taman lengkap dengan kolam ikan di bagian depan dan belakang rumah, namun dia masih menambahkannya satu lagi di dalam rumah.

Taman itu ditempatkan di sebelah ruang keluarga dan dapat dinikmati dari dua sisi, yaitu dari ruang keluarga dan musala. Selain tanaman, ditempatkan pula sebuah akuarium plasma sebagai pengganti kolam sekaligus sebagai focus of interest taman tersebut.

Sementara itu, sang perencana, Hari Purnomo menempatkan bebatuan sebagai alas taman. Selain lebih eksotis, juga untuk mengganti rumput.  ( Akhmad Ludiyanto )

RELATED POST FOR CATEGORY

Eksterior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS