berlinhappens.com berlinhappens.com

Mengolah Dinding Rumah Bergaya Minimalis

988 Kali

RUMAH190.COM Mempercantik rumah bergaya minimalis bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mengolah dinding rumah sedemikian rupa sebagai elemen dekoratif agar suasana rumah berkonsep minimalis tak terlalu membosankan.Bentuk garis-garis tegas dan kotak sangat mendominasi rumah bergaya minimalis. Biasanya rumah dengan konsep minimalis menghindari bentuk-bentuk lengkung untuk diaplikasikan dalam arsitektur rumah. Namun terkadang bentuk-bentuk tegas yang mewarnai suasana rumah minimalis membuat bosan untuk dipandang.

Karenanya, tak jarang orang menyiasatinya dengan cara mengolah dinding rumah berkonsep minimalis mereka menjadi elemen dekoratif yang menarik, sehingga suasana rumah tak terasa membosankan dan ada nuansa lain yang menarik dalam rumah. Seperti dilakukan oleh keluarga Ludfi Ernowo yang berdiam di Perumahan Permata Puri No. 37, Colomadu.

Mengolah dinding dengan pengaplikasian batu candi dan batu alam dijadikan salah satu cara yang digunakan untuk membuat rumah berkonsep minimalis milik keluarga ini tampil lebih natural dan asri. Pada dinding luar rumah diaplikasikan batu candi yang dibuat mengelilingi rumah dengan ketinggian dari lantai sekitar 75 sentimeter. Pada bagian pilar dan sebagian bidang dinding teras dibuat berupa alur garis-garis dari semen yang masih basah lalu dibentuk seperti itu dan dicat warna hitam.

Begitu masuk rumah dari pintu depan dan mata memandang lurus ke depan, orang yang masuk ke dalam rumah akan disuguhi pemandangan dinding yang diolah berupa alur garis horizontal dan diaplikasikan batu alam dengan bentuk bunga dan ulir daun. Dinding ini terletak di ruang makan yang dibuat tak tersekat dengan ruang tamu, ukuran dinding yang diolah tersebut sekitar 2X3 meter.

”Dinding tersebut memang sengaja ditonjolkan sebagai focus of interest ruangan ini. Saat malam hari ada lampu sorot dari atas yang menyinari dinding tersebut. Sementara pada bagian bawah dinding olahan di ruang makan tersebut ditaburi batu koral. Kehadiran unsur-unsur alam seperti batu alam yang ada di dinding itu dilakukan agar ruangan tak membosankan dan terlihat lebih asri karena kami pada dasarnya ingin menghadirkan rumah dengan gaya minimalis tropikal,” ujar Nyonya Ludfi ketika dijumpai Espos di kediamannya.

Lebih menarik

Bergeser ke dinding menuju lantai dua, tampak dinding tangga yang diolah berbentuk kotak-kotak. Menurut Ny Ludfi, pembuatan dinding kotak-kotak tersebut cukup gampang. Dinding seperti dinding biasa yang jarak antara kotak satu dengan kotak lain dibuat sedikit berlekuk ke dalam dan dicat warna putih, sementara dinding kotak-kotak tersebut dibubuhi warna abu-abu. ”Dinding tersebut dibentuk seolah-olah ditempel batu, padahal itu dinding biasa yang dibentuk sedemikian rupa,” ujarnya.

Dinding kotak-kotak tersebut semakin menarik dengan frame foto yang ditempel di situ. Dia menambahkan, dinding yang diolah sedemikian rupa tersebut dihadirkan sebagai elemen estetis dalam rumahnya, sehingga dinding tak terlihat polos dan ruangan menjadi tampak lebih menarik.

Hal tak jauh beda dilakukan keluarga M Amin yang berdiam di Jl Pleret Dalam II Banyuanyar, Solo. Pilar teras rumah yang mengambil gaya minimalis dibuat berupa alur garis dan dicat warna kombinasi oranye dan putih pada lekukannya. Sementara pada dinding luar kamar depan dibuat kotak-kotak seolah-olah ditempel batu marmer atau semacamnya. ”Daripada dinding polos maka saya buat seperti itu dan diekspos biar tampak lebih menarik,” ujar Nyoya Amin.  ( Aeranie Nur Hafnie )

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS