http://portlandsia.com http://portlandsia.com

Menjernihkan Air dengan Cara Mudah

877 Kali

RUMAH190.COM Menemukan air jernih untuk diminum memang sudah semakin sulit. Yang alami mungkin hanya ada di mata air di pegunungan dan di oase gurun. Di dalam tubuh, air berfungsi sebagai pelarut, sebagai pembawa zat-zat lain yang harus diedarkan ke seluruh tubuh dan banyak lagi fungsi dan manfaat lainnya.Dengan semakin kotornya air minum, baik dari sumur timba, sumur pompa ataupun air PDAM, kini semakin banyak keluarga mengurangi konsumsi air tersebut sebagai air minum dan menggantinya dengan air jernih hasil proses industri yang
dikemas dalam gelas atau botol plastik.

Seperti dikutip dari yulian.firdaus.or.id, air dari sumur masih bisa diminum dengan proses penjernihan saat memasaknya, yaitu dengan meletakkan arang batok kelapa di dalamnya. Satu genggam arang batok sudah lebih dari cukup untuk memasak satu panci air. Namun sebaiknya arang dibungkus dahulu dengan kain putih bersih. Selama air dipanaskan hingga mendidih arang batok akan bekerja menyerap zat-zat yang mengotori air, juga menyerap bau serta warna sehingga menghasilkan air jernih yang siap diminum, setelah didinginkan terlebih dahulu.

Sementara itu, dalam situs iptek.net.id disebutkan ada juga teknologi penjernihan dengan cara kimia dan proses penyaringan. Bahan kimia yang digunakan mudah didapat di daerah pedesaan atau kota-kota kecil. Bahan penyaring yang dibutuhkan adalah kerikil, pasir, ijuk dan arang aktif.

Berikut bahan dan peralatan yang perlu disediakan:

1. 2 (dua) kg arang aktif
2. 3 (tiga) kg ijuk
3. pasir halus
4. batu kerikil
5. bubuk kapur 10 gram
6. tawas 10 gram
7. kaporit 2,5 gram
8. 2 (dua) buah drum bekas
9. 2 (dua) buah kran ukuran 1/2 cm

Cara pembuatan adalah:
1. Lubangi kedua drum sekitar 5 cm dari bagian bawah, dan diberi kran. Drum I untuk bak pengendapan, drum II untuk bak penyaring.
2. Letakkan drum I lebih tinggi dari drum II hubungkan kedua drum tersebut (dengan selang atau pipa).
3. Isilah drum II (bak penyaringan) berturut-turut dengan batu kerikil setebal 5 cm, arang setebal 5 cm, ijuk setebal 5 cm dan pasir halus setebal 15 cm.
4. Isilah drum I (bak pengendapan) dengan air yang akan dijernihkan. Bubuhi dengan 10 gram tawas (untuk 100 liter air) kemudian aduk selama 5 menit. Tambahkan bubuk kapur sebanyak 10 gram dan kaporit 2,5 gram,\ kemudian aduk perlahan-lahan selama 2-3 menit. Tujuan mengaduk, agar butir-butir lumpur menjadi besar dan mengendap.

Cara penggunaan:

1. Lakukan proses pengendapan ini pada waktu malam hari sehingga pada pagi hari, air dapat dialirkan ke bak penyaringan dan siap untuk dipakai.
2. Buka kran pada bak penyaringan untuk mendapatkan air yang bersih. Cara penjernihan seperti ini tetap harus ada perawatan yakni dengan membersihkan endapan lumpur pada bak pengendapan sesering mungkin. Apabila jalan air pada drum atau bak penyaringan kurang lancar, cucilah pasir kerikil dan ijuk sampai bersih.

Apabila air bersih yang dihasilkan berbau kaporit sangat tajam, gantilah arang aktif dengan yang baru. Cara ini dapat digunakan untuk menjernihkan air sumur, sungai, rawa, sawah dan telaga. Kerugiannya, air tidak dapat dialirkan secara teratur dan hanya dapat menjernihkan air dengan jumlah tertentu. Bak harus sering dibersihkan dan cara ini tidak dibenarkan untuk air yang tercemar bahan kimia buangan air pabrik.  (Akhmad Ludiyanto)

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS