lemenstudio.com lemenstudio.com

Merancang Kamar Mandi Sempit namun Fungsional

1579 Kali

 

RUMAH190.COM—Kamar mandi adalah bagian tak terpisahkan dari sebuah hunian. Ruangan tersebut memiliki fungsi vital dalam kehidupan manusia. Dengan perkembangan perumahan dan gedung-gedung lainnya, luas lahan yang tersedia untuk membangun rumah baru semakin berkurang. Memahami kondisi tersebut, para perancang rumah dan desainer interior atau pemilik rumah berupaya meminimalisasi luas kamar mandi. Meski demikian, fungsi pokok dan kenyamanan kamar mandi tetap dijaga sehingga tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

Pakar desain interior dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Soepono Sasongko, mengatakan fungsi kamar mandi adalah tempat mandi dan buang air besar serta kecil. Untuk mewujudkan kamar mandi kecil yang nyaman, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan oleh perancang kamar mandi.

baktana.co

baktana.co

Aspek pertama adalah ketersediaan air. Penggunaan shower bisa menghemat ruangan. Namun, ada beberapa orang yang kurang nyaman dengan pancuran air dari shower pada umumnya. Mereka bisa memodifikasi shower menjadi semacam gerojokan dengan ujung shower dari bambu.

“Untuk orang Eropa yang iklimnya cenderung lebih dingin, air shower sudah cukup menyegarkan. Tapi bagi kita yang hidup di iklim tropis, air yang mengucur dari shower kurang nyaman. Maka ujung shower bisa diganti bambu sehingga ada nuansa seolah mandi di alam,” terang dia saat berbincang beberapa waktu lalu.

Selain shower, air bisa diwadahi bak. Zaman sekarang, bak itu bisa berwujud ember aneka bentuk dan rupa serta bak bermodel guci China. Kadang, alas untuk menempatkan bak ditinggikan dibanding lantai di sekelilingnya. Bak seperti itu lebih praktis karena tidak mudah bocor, lebih mudah dibersihkan atau dikuras dan berukuran lebih kecil (hemat ruangan).

“Di era sekarang ini, masih banyak orang yang lebih puas kalau mandi pakai air yang diguyurkan dari gayung,” katanya.

silvershadow.co

silvershadow.co

Untuk masalah kloset, pemilik rumah bisa memilih antara kloset duduk dengan kloset jongkok. Soepono mengingatkan agar pemilik tak perlu merasa gengsi dengan penggunaan kloset duduk. Pasalnya hal itu adalah budaya sekaligus kebiasaan pada masing-masing pemilik dan keluarganya.

Pada aspek visual, pemilihan warna dinding dan lantai menjadi penting. Agar kamar mandi terkesan luas, sebaiknya pilihlah keramik dan cat dinding berwarna terang. Sementara untuk warna lantai, bisa menyesuaikan selera pemilik.

“Kalau orangnya rajin membersihkan, bisa mengaplikasikan lantai berwarna terang. Kalau agak malas, bisa memakai lantai agak gelap agar kotoran tidak mudah terlihat,” tutur dia.

Selain menggunakan keramik, Soepono merekomendasikan penggunaan batuan andesit sebagai pelapis lantai. Batu andesit dikenal kuat, berpori-pori, memiliki kekesatan yang baik dan tahan terhadap lumut sehingga lantai tidak licin.

silvershadow.co

silvershadow.co

Aspek yang tak boleh dilupakan adalah sirkulasi udara. Selain membuat lubang udara pada dinding, pemilik juga bisa membuat saluran udara melalui plafon. Sirkulasi udara yang baik akan membuat bau-bauan di dalam kamar mandi segera hilang.

Ia mengatakan hal paling penting saat membuat kamar mandi kecil adalah mengukur atau menilai diri sendiri. Aspek-aspek pembuatan kamar mandi harus disesuaikan dengan pribadi pemilik rumah dan keluarganya. Jangan memaksakan diri untuk meniru kamar mandi orang lain.

“Tren-tren barat banyak diaplikasikan di hunian zaman sekarang. Namun, alangkah baiknya jika kita menggunakan tradisi kita sendiri dengan sentuhan modernisasi tanpa mengurangi fungsi,” terangnya. (Ivan Andimuhtarom)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS