Minibar di rumah Kurniasih, warga Gonilan, Kartasura, Sukoharjo (Arif Fajar/JIBI/Solopos) Minibar di rumah Kurniasih, warga Gonilan, Kartasura, Sukoharjo (Arif Fajar/JIBI/Solopos)

MINIBAR : Cara Santai Menikmati Minum di Rumah

541 Kali

Menata ruangan di rumah bisa menjadi keasyikan tersendiri bagi pemiliknya. Apalagi jika sudah punya konsep, dengan membagi setiap ruangan sesuai dengan peruntukannya akan mendatangkan kepuasan tersendiri.

Pada umumnya, sebuah rumah memiliki ruang tamu, ruang keluarga/ruang santai, kamar tidur, dapur, kamar mandi, dan ruang pendukung lainnya, seperti gudang, garasi, dan ruang jemur. Namun ada juga yang memberikan tambahan ruang pada rumahnya. Salah satunya membuat minibar untuk tempat santai menikmati minuman, jajanan bahkan makan.

Lantas apa itu bar. Dikutip dari wikipida.co.id, bar berasal dari kata barrier yang berarti sesuatu yang menghalangi, yaitu kayu pemisah antara pekerja bar (bartender) dengan tamu. Kayu pemisah atau penghalang tersebut dinamakan counter yang mempunyai fungsi lain sebagai meja yang dilengkapi dengan kursi tinggi yang disebut bar stools yang dibuat sesuai keinginan dan selera. Di bar, tamu dapat duduk santai memesan makanan dan minuman yang diinginkannya.

Dengan memperhatikan dan mengikuti perkembangan yang terjadi hingga saat ini, pengertian kata tentang bar adalah suatu tempat atau counter yang menyediakan pelayanan makanan dan minuman, baik yang mengandung alkohol maupun yang tidak mengandung alkohol.

Sedang minibar bentuknya lebih kecil. Jika bar memiliki counter yang panjang dengan deretan kursi di depannya, maka minibar, counter-nya tidak terlalu panjang dan biasanya dilengkapi hanya dua kursi.

Minibar menurut desainer Interior Informa, Solo Paragon Lifestyle Mal, Arfan Mawardi, adalah alat servis untuk menyajikan makanan kecil dan minuman, bahkan sebagai tempat makan dalam suasana santai di rumah bukan di publik area.

“Penempatannya bisa di ruang keluarga atau ruang santai, bisa juga sebagai ruang tambahan antara dapur dan ruang keluarga yang tentu fungsinya bisa bertambah sebagai tempat makan juga,” jelas Arfan Mawardi.

Tentukan Penempatannya

Hal itu yang menginspirasi Asri Kurniasih, warga Jl. Rajawali I No. 15, Gonilan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Istri Aris Marwitono ini membuat minibar dengan memanfaatkan bukaan dinding antara dapur dan ruang keluarga, kemudian diberi meja dari marmer, di tambah dua kursi statis.

“Rumahnya kan minimalis, jadi minibar yang kami buat selain berfungsi untuk menyajikan minuman sambil santai nonton televisi, juga untuk meja makan. Multifungsi mengingat keterbatasan ruangan,” jelas Asri Kurniasih.

Menurut Arfan Mawardi, material minibar biasanya membutuhkan tempat dengan ukuran 2,5 meter x 2,5 meter. Bisa bergabung dengan ruang keluarga atau ruang santai, bisa juga bergabung dengan ruang tamu jika luas ruangan terbatas.

“Intinya harus direncanakan dulu di mana penempatan minibar tersebut, agar ada sirkulasinya. Jangan sampai sudah membeli meterial untuk minibar tapi tidak ada tempatnya,” ujar Arfan.

Adapun material untuk minibar, Arfan mengatakan biasanya menggunakan meja setinggi 110 cm-120 cm kemudian ditambah dua kursi setinggi 90 cm. Bisa kursi statis dan kursi hidrolis serta tempat penyimpan minuman dan makanan ringan.

“Biasanya, kursi hidrolis menjadi pilihan karena fleksibel dalam mengatur ketinggiannya. Sehingga bisa disesuaikan dengan orang yang hendak duduk,” kata Arfan.

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS