Pencahayaan alami yang masuk dalam rumah bisa membuat setiap ruangan dalam rumahnya terlihat lebih luas atau lapang. Selain itu bisa membuat rumah lebih sehat/myhappyhome.shelterscotland.org Pencahayaan alami yang masuk dalam rumah bisa membuat setiap ruangan dalam rumahnya terlihat lebih luas atau lapang. Selain itu bisa membuat rumah lebih sehat/myhappyhome.shelterscotland.org

Pencahayaan Alami untuk Rumah Sehat

1500 Kali

RUMAH190.COM–Rumah hunian yang sehat salah satunya didukung oleh kehadiran pencahayaan alami yang masuk ke dalamnya. Selain dibutuhkan untuk penerangan pada pagi hingga sore hari, pencahayaan alami yang masuk dalam rumah juga bisa menciptakan efek ruangan yang terlihat lebih lapang.

Seperti halnya menghadirkan penghawaan alami dalam rumah hunian, memasukkan pencahayaan alami ke dalam rumah merupakan salah satu hal yang penting diperhatikan untuk membuat rumah menjadi lebih sehat ditempati dan terlihat lebih alami. Pencahayaan alami bisa dihadirkan lewat jendela, pintu hingga lewat void.

Seperti dilakukan Widi Andari yang berdiam di Jalan Singosari 3, Nusukan. Widi menghadirkan pencahayaan alami lewat jendela berukuran besar yang ada di setiap ruangan dalam rumahnya. “Dengan begitu sinar matahari bisa masuk dan membuat ruangan menjadi terang saat pagi hingga sore hari yang otomatis juga menghemat energi karena tak perlu menyalakan lampu,” ujar Widi saat berbincang dengan Rumah190.com di kediamannya.

Pada kamar tidur utama terdapat jendela swing berengsel samping berukuran 1,5 X 2,2 meter dengan daun jendelanya berbingkai kayu jati dan kaca ray ban atau kaca gelap. Sementara di ruang tamu terdapat dua jendela berengsel atas dengan ukuran 0,5 X 2,2 meter yang berada di kanan dan kiri pintu utama rumah. “Jendela pada ruang tidur utama memang sengaja dibuat dalam ukuran besar sehingga kamar tidak terasa sumpek dan lebih terang,” jelas Widi.

Sementara di ruang keluarga terdapat jendela dengan tiga buah daun jendela engsel atas dengan bingkai kaca gelap. Jendela dengan dua buah daun jendela lainnya hadir di dua kamar tidur lainnya, dapur dan ruang makan.

Namun terkadang banyak orang mengeluhkan rumah menjadi panas karena sinar matahari yang menyengat masuk ke dalam rumah. Untuk mengatasinya, oleh karena itu Widi memilih daun jendela dengan bingkai kaca gelap untuk mengurangi panas matahari masuk ke dalam rumah.

Lebih lapang

Selain memasukkan pencahayaan alami lewat jendela, bagian belakang rumah di samping dapur dibuat void atau ruang dengan atap terbuka berukuran 1X2 meter yang ditutupi dengan kain jala warna hitam. Dengan keberadaan void ini menjadi sumber pencahayaan alami dan penghawaan alami ke dalam dapur.

Menurut Widi, dengan adanya pencahayaan alami yang masuk dalam rumah bisa membuat setiap ruangan dalam rumahnya terlihat lebih luas atau lapang. Selain itu bisa membuat rumah lebih sehat dan hemat energi listrik.

Hal tak jauh beda dilakukan keluarga Muara Firdaus Siahaan yang berdiam di Nusukan. Pada bagian belakang rumah dibuat open space seluas 3X4 meter sebagai sumber pencahayaan alami ke dapur bersih, ruang makan dan ruang bersantai. Open space tersebut rencananya akan digunakan untuk taman. “Jadi ruangan di sekitarnya bisa menjadi terang dan terlihat lebih lapang,” jelas Ny Muara.

Dia menerangkan, di setiap ruangan dalam rumah terdapat jendela sebagai sumber masuknya pencahayaan alami dari matahari sekaligus sumber penghawaan alami. Jendela dengan bingkai kaca gelap dipilih untuk memasukkan pencahayaan alami sinar matahari ke dalam rumahnya. (Aeranie Nur Hafnie)

 

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS