www.youtube.com www.youtube.com

Pertajam Tekstur Kayu dengan Pelitur

2678 Kali

RUMAH190.COM Untuk memperjelas tekstur yang indah pada kusen kayu, kita bisa menggunakan pelitur. Pelitur juga akan membuat kayu menjadi awet karena terlindung dari cuaca.Saat ini banyak pelitur instan yang dijual di toko. Harganya juga bervariasi sesuai kualitas. Namun pelitur juga bisa dibuat sendiri dengan bahan-bahan yang mudah didapat di pasaran. Kualitasnya juga tidak kalah dengan pelitur instan. Selain itu, pelitur bikinan sendiri juga lebih hemat biaya.

Untuk membuat cairan finishing ini, hanya membutuhkan bahan sirlak dan spirtus. Pemilik jasa pembuatan kusen dan pintu di Jalan Adisumarmo, Kartasura, Sukoharjo, Kirmanto mengatakan untuk memperoleh campuran yang sempurna, perbandingan harus tepat. Menurutnya, setiap satu ons sirlak dicampur dengan satu liter spiritus.

“Campuran yang bagus, sirlaknya satu ons, spiritusnya satu liter,” kata dia saat ditemui Espos beberapa waktu lalu.

Campuran kedua, ujarnya, material tersebut didiamkan setidaknya selama tiga hari. Kirmanto yang sudah menggeluti usahanya selama 30 tahun ini menambahkan, semakin lama didiamkan, maka diyakini hasilnya juga akan lebih baik. “Sirlaknya dicencem (direndam-red) selama tiga hari. Semakin lama maka semakin baik. Sirlak yang baik adalah sirlak India”.

Sebelum pelitur digunakan, biasanya dicampur lagi dengan semacam bubuk untuk memberi warna pada pelitur kayu. Warnanya cukup beragam, ada kekuning-kuningan, cokelat, kemerahan hitam dan sebagainya. Pewarnaan ini dilakukan sesuai dengan selera.

Tiga lapisan

Sementara itu, untuk memperolah hasil pekerjaan yang maksimal, sebelum diberi pelitur, kayu harus dilapisi dengan plamir. Plamir ini juga bisa dibuat sendiri dengan bahan dasar lem kayu (berwarna putih) yang dicampur dengan kapur dempul. Takarannya hampir sama antara kedua bahan ini, namun jangan sampai lem terlalu banyak atau melampaui kapur.

Setelah plamir ini selesai dibuat, maka pekerjaan besar sudah siap dimulai. Lapisi semua permukaan kayu dengan plamir dan biarkan sampai kering. Selanjutnya kayu diampelas hingga terasa cukup halus. Saat inilah cairan pelitur yang sudah disiapkan tersebut dioleskan pada permukaan kayu dengan kuas yang bagus. Sebagai catatan penting, hindari permukaan kayu maupun kuas dari minyak dan kotoran yang akan menghalangi melekatnya pelitur.

Agar lebih baik, pelapisan ini diulangi hingga tiga kali. “Supaya bagus, biasanya saya melapisi pelitur sampai tiga kali,” imbuhnya.

Langkah terakhir adalah mengelap permukaan kayu yang sudah kering dengan spons atau kain. Pengelapan ini dilakukan agar kayu atau kusen menjadi mengkilap. Selamat mencoba. ( Akhmad Ludiyanto )

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS