Secara desain, handle yang bagus adalah mudah dipegang atau ergonomis terhadap ukuran tangan./dok. Secara desain, handle yang bagus adalah mudah dipegang atau ergonomis terhadap ukuran tangan./dok.

Pilih Handle Pintu Yang Ergonomis

687 Kali

RUMAH190.COM–Desain handle pintu beragam, mulai dari model klasik, modern hingga model kolonial atau model kuno. Selain tiga desain standar tersebut, ada pula desain khusus yang dibuat sesuai selera si pemilik rumah. Bentuknya beragam, ada model kupu-kupu, naga hingga bentuk berdasarkan keinginan si pemilik rumah dengan menyesuaikan tema ruangan atau rumah secara keseluruhan.

Ketua Jurusan Desain Interior Fakultas Sastra dan Seni Rupa (FSSR) Universitas Sebelas Maret Solo (UNS), Drs Rahmanu Widayat MSn menyebutkan, secara desain, handle yang bagus adalah mudah dipegang atau ergonomis terhadap ukuran tangan.

”Desain handle yang ada di pasaran saat ini sangat bervariasi. Desain handle yang bagus akan menambah kekuatan karakter pintu,” jelas Rahmanu ketika ditemui Espos di ruang kerjanya.

Rahmanu menyebutkan model handle klasik biasanya dibubuhi ornamen dan dihiasi dengan profil. Sementara desain modern bentuknya lebih praktis dan lebih mengejar pada fungsinya sebagai penarik pintu. Untuk desain handle kolonial bentuknya biasanya mengacu pada pegangan pintu yang digunakan pada rumah-rumah peninggalan zaman Belanda, seperti bentuk bulat dari bahan metal dengan penambahan ornamen etnik sehingga tampak lebih unik.

Mengenai jenis handle ada yang terintegrasi dengan selot atau anak kunci dan ada yang terpisah dengan selot pintu. Untuk handle yang menyatu dengan selot, pengoperasiannya dengan diputar dan biasanya diaplikasikan pada pintu engkel atau pintu tunggal. Sedangkan handle yang terpisah dengan selot, pengoperasiannya dengan ditarik dan biasanya diterapkan pada pintu dobel.

Bicara mengenai bahan pembuat handle beragam, mulai dari alumunium, kuningan, kayu, metal, serat fiber hingga perpaduan antara beberapa bahan tersebut. Handle klasik kebanyakan terbuat dari bahan kuningan, sedangkan bahan alumunium dan metal kebanyakan digunakan sebagai bahan pembuat handle dengan desain modern dan kolonial.

Mengenai pengaplikasiannya, Rahmanu mengatakan, handle klasik sangat cocok diterapkan pada rumah dengan konsep klasik. Untuk handle modern bisa diaplikasikan pada bangunan-bangunan modern, seperti rumah dengan konsep minimalis. Sementara handle kuno atau kolonial bisa diterapkan pada rumah berkonsep Jawa maupun rumah etnik.

Rahmanu menambahkan, idealnya, pemasangan handle berjarak 90 sentimeter dari lantai. ”Untuk besar kecilnya handle disesuaikan dengan ukuran pintu,” ujar Rahmanu. (anh)

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS