Dengan penataan yang apik, kehadiran ruang kerja dalam kamar tidur bisa tampak menarik dan tidak terlalu mengganggu aktivitas istirahat Anda./decoist.com Dengan penataan yang apik, kehadiran ruang kerja dalam kamar tidur bisa tampak menarik dan tidak terlalu mengganggu aktivitas istirahat Anda./decoist.com

Ruang Kerja di Kamar Tidur, Mengapa Tidak Dicoba

1829 Kali

RUMAH190.COM–Karena terkendala masalah terbatasnya lahan,apakah Anda menjadi salah satu orang yang menghadirkan ruang kerja di kamar tidur? Tak masalah, jika kreatif menata,kehadiran ruang kerja di kamar tidur bisa tampil harmonis dan menarik.

Rumah dengan lahan terbatas bukanlah halangan untuk menciptakan desain ruangan yang didambakan. Jika Anda kreatif, lahan terbatas bisa disiasati dengan berbagai cara untuk menghasilkan desain rumah seperti yang Anda inginkan dan butuhkan.

Kehadiran ruang kerja dalam rumah hunian memang bukan sebuah keharusan, apalagi jika lahan rumah Anda terbatas. Namun jika kehadiran ruang kerja memang benar-benar dibutuhkan sementara ruangan dan lahan rumah terbatas, memfungsikan kamar tidur sekaligus sebagai ruang kerja bisa menjadi pilihan.

Menggabungkan ruang kerja dan kamar tidur menjadi satu boleh dikatakan sangat kontradiktif, apalagi jika ditilik dari fungsi masing-masing ruangan tersebut. Mengingat fungsi utama kamar tidur adalah sebagai tempat istirahat, sementara ruang kerja berfungsi sebagai tempat untuk bekerja. Namun jika kondisi luas lahan di rumah tidak mendukung, menghadirkan ruang kerja dalam kamar tidur bukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan.

Penggabungan tersebut bisa disiasati dengan penataan kamar tidur yang sekaligus bisa digunakan sebagai ruang kerja berdasarkan luas kamar dan kebutuhan Anda. Dengan penataan yang apik, kehadiran ruang kerja dalam kamar tidur bisa tampak menarik dan tidak terlalu mengganggu aktivitas istirahat Anda.

Seperti dilakukan oleh Keluarga Arif Nuryanto yang berdiam di Jl Perintis Kemerdekaan No 4, Sondakan, Laweyan, Solo. Menyiasati lahan rumahnya yang terbatas, pasangan yang baru beberapa bulan membina bahtera rumah tangga ini menyiasati kekurangan lahan tersebut dengan menggabungkan ruang kerja dengan kamar tidur. Tentunya dengan penataan yang sederhana sehingga tidak membuat ruangan tampak sumpek. ”Karena tidak ada ruangan lainnya, ya akhirnya ruang kerja digabung dengan kamar tidur, ” ujar Nyonya Arif ketika ditemui Rumah190.com.

Dia menempatkan seperangkat personal computer (PC) dan printer di sebuah bufet serba guna di samping tempat tidur. Agar tak terkesan kaku, tempat duduknya dibuat lesehan dengan menggunakan bantal besar sebagai dudukan agar tidak kedinginan. ”Karena rumah ini baru saya tempati, paling susah ngerapi-in kabel komputer dan printer yang menjulur. Untuk sementara kabel-kabel itu hanya saya ikat,” kata dia.

Langsung istirahat

Lebih lanjut Ny Arif mengatakan, dia memang membutuhkan ruang kerja dalam rumah. Pasalnya, agar pekerjaan di kantor tidak menumpuk dan telat, terkadang dia terpaksa harus menyelesaikan tugas kantor di rumah. ”Kadang suami saya juga suka membuat laporan pekerjaannya di rumah. Dengan kehadiran ruang kerja di dalam kamar tidur setidaknya lebih praktis membantu kami menyelesaikan pekerjaan, jika sudah lelah dan ingin istirahat di tempat tidur jaraknya cukup dekat,” kata dia.

Pertimbangan serupa diungkapkan dr Aji Nugroho yang berdiam di Panularan, Laweyan, Solo. Karena lahan rumahnya tidak terlalu luas sementara dia membutuhkan adanya ruang kerja, dia menyiasatinya dengan menghadirkan ruang kerja di dalam kamar tidur. ”Saya membutuhkan ruang kerja untuk membaca literatur dan artikel kesehatan dan menulis beberapa laporan,” ujarnya.

Aji menempatkan sebuah meja kerja yang di atasnya ditaruh perangkat komputer lengkap dengan printer di samping tempat tidur. Dia memilih kursi putar sehingga bisa dengan mudah digeser-geser. Sementara pada rak-rak di bawah meja ditempatkan berbagai buku yang mendukung pekerjaannya sebagai tenaga kesehatan. Agar tidak terkesan kaku dan untuk menghilangkan kejenuhan, di depan tempat tidur ditempatkan barang-barang elektronik, seperti TV, perangkat playstation dan DVD.  (Aeranie Nur Hafnie)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS