Penerangan dalam area untuk kerja harus cukup namun tidak boleh mengganggu daerah sekitarnya, dalam hal ini area untuk tidur./pinterest.com Penerangan dalam area untuk kerja harus cukup namun tidak boleh mengganggu daerah sekitarnya, dalam hal ini area untuk tidur./pinterest.com

Ruang Kerja Yang Nyaman, Seperti Apakah?

1129 Kali

RUMAH190.COM–Ruang kerja dalam rumah hunian tak harus memerlukan tempat khusus. Jika lahan rumah terbatas, ruang kerja dapat digabungkan dengan kamar lainnya. Jika ruang kerja dihadirkan dalam kamar tidur, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar penggabungan tersebut tampil harmonis.

Dosen Desain Interior Fakultas Sastra dan Seni Rupa (FSSR) UNS Solo, Anung B Studyanto mengungkapkan, ruang kerja yang nyaman dalam ruang hunian tidak harus berukuran besar. Dengan ukuran 1X2 meter sudah bisa digunakan sebagai ruang kerja. ”Yang penting ada meja kerja, kursi dan sekarang ini tak harus menghadirkan personal computer (PC), tapi bisa diganti laptop yang lebih praktis,” ujar Anung ketika ditemui Rumah190.com di ruang kerjanya.

Ketika menghadirkan ruang kerja yang nyaman dalam kamar tidur, Anung mengungkapkan, desain penataannya tergantung dengan jenis pekerjaan yang digeluti si empunya rumah. Meski berada dalam satu ruangan, bisa dilakukan beberapa hal untuk membedakan fungsi dan peran kedua ruangan tersebut. ”Untuk membedakan antara area kerja dan tidur bisa menggunakan partisi untuk menyekatnya. Dengan adanya penyekat, ketika ada yang sedang bekerja tidak mengganggu orang yang sedang tidur. Untuk membedakannya bisa juga dengan cara meninggikan lantai antara area kerja dan area untuk tidur,” kata Anung yang juga menjabat sebagai Sekretaris Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Solo.

Faktor pencahayaan

Mengaplikasikan aksen warna pada area ruang kerja yang nyaman bisa menjadi pilihan lainnya untuk membedakan fungsi dan peran antara area kerja dan area untuk tidur yang berada dalam satu ruangan tapi aktivitasnya berbeda. Anung menjelaskan, dinding di area kerja dapat di cat dengan warna yang berbeda dengan cat dinding sekelilingnya. Namun dia mengingatkan, pengecatan dinding tersebut warnanya harus bisa menyatu dengan ruangan sekitarnya, sehingga cat dinding dalam ruangan jadi tidak terlalu ramai.

Dia menambahkan, salah satu hal yang penting diperhatikan ketika menata ruang kerja yang nyaman dalam kamar tidur adalah berkaitan dengan faktor pencahayaan. Penerangan dalam area untuk kerja harus cukup namun tidak boleh mengganggu daerah sekitarnya, dalam hal ini area untuk tidur.

Anung menjelaskan, karena dua area tersebut berada dalam satu ruangan, pencahayaan untuk ruang kerja yang nyaman bisa menggunakan pencahayaan setempat atau pencahayaan lokal. Caranya dengan menempatkan lampu duduk atau standing lamp di area untuk kerja. Sehingga pencahayaannya tidak mengganggu area ruang tidur, di mana kebanyakan orang lebih nyaman jika pencahayaan di ruang tidur temaram atau bahkan tanpa cahaya lampu.  (anh)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS