Kamera pengintai biasa dipasang di atas pintu atau tempat-tempat yang selalu ingin dikontrol./which.co.uk Kamera pengintai biasa dipasang di atas pintu atau tempat-tempat yang selalu ingin dikontrol./which.co.uk

Rumah Aman, Rumah Idaman

1600 Kali

RUMAH190.COM–Anda tentu mendambakan memiliki rumah yang nyaman dan aman, bukan? Untuk mendapatkan kenyamanan sekaligus keamanan yang diidamkan idealnya memang harus dirancang sejak saat akan membangun. Tapi itu tidak mutlak, asal tahu celah-celahnya, rumah nyaman nan aman dapat dibangun mulai kini.

Menurut arsitek dari Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo, Rully ST MT, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar rumah aman sehingga menjadi nyaman untuk ditempati. Saat akan membangun atau membeli rumah, kata Rully, calon pemilik hendaknya memperhatikan letak dan posisinya. Hal itu bisa dilihat dari tingkat kemiringan dan keadaan lingkungan sekitar. ”Ketika memilih lokasi, usahakan pilih kawasan bebas banjir atau bebas bahaya longsor. Itu merupakan bagian penting dari keamanan rumah,” ujar Rully.

Sedangkan dari sisi desain interior, menurut pakar desain interior dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Drs Rahmanu Widayat MSn, saat menata interior rumah, keamanan dan kenyamannya perlu mendapat perhatian khusus. Karena, tambah Rahmanu, desain interior rumah tidak sekadar melihat keindahan melainkan lebih kepada kenyaman dan keamanan. ”Untuk keamanan rumah lebih diidentikkan dengan perlindungan dari bahaya pencurian, sedangkan kenyaman dan keselamatan identik dengan kondisi aman dari kebakaran, banjir dan sebagainya,” terang Rahmanu.

Ia mencontohkan penggunaan teralis dapat mengurangi risiko masuknya pencuri. Dengan desain yang artistik, rangkaian besi-besi itu dapat dibuat seindah mungkin sehingga tidak tampak kaku sebagai alat pengaman. Untuk keselamatan diri dari kebakaran, Rahmanu menganjurkan pemilik rumah membuat pintu darurat yang langsung dapat mengakses lingkungan luar rumah. ”Daun pintu darurat sebaik didesain membuka keluar, agar tidak menyulitkan penghuni rumahnya,” ucap Rahmanu.

Penyamaran

Kamuflase atau penyamaran merupakan bentuk desain interior lain yang dapat membantu pemilik rumah dalam merahasiakan barang-barang berharganya dari orang pada umumnya. Kamuflase dapat diterapkan pada dinding, perabot rumah tangga, ataupun lantai rumah.

Rahmanu juga menawarkan beberapa pengamanan lain seperti penggunaan kaca gelap, lampu teras yang lebih terang dari lampu ruang tamu. Selain itu, letak kamar utama, sebaiknya berada di bagian depan rumah untuk memudahkan kontrol lingkungan sekitar. Hal tersebut terkadang sering disepelekan pemilik rumah.

Di sisi lain, Rully mengatakan pemilik rumah hendaknya membangun atau membeli rumah sesuai dengan kebutuhan dan fungsi yang akan dinikmati. ”Jangan larut pada tren yang ada, sesuaikan bentuk dan desain rumah dengan kebutuhan keluarga masing-masing,” terang Rully.

Untuk akses ke luar rumah, tambah Rully, hunian yang ideal cukup dengan dua pintu yaitu pintu publik dan pintu servis. Semakin banyak jumlah pintu akses masuk rumah, maka pemilik harus membutuhkan energi lebih untuk mengkontrol pintu-pintu tersebut. Sedangkan pintu akses masuk ke pekarangan rumah sebaiknya satu. Pagar, bagi Rully juga merupakan bagian arsitektur yang dapat membantu pemilik rumah untuk menciptakan keamanan.

Mengenai sistem keamanan rumah, Rully menjelaskan dimulai dengan hal terkecil seperti kunci pintu. Kunci pintu pun bervariasi dari yang hanya kunci biasa, gembok maupun kunci dengan kode-kode tertentu. Sistem keamanan lain yang dipakai kebanyakan pemilik rumah mewah adalah kamera pengintai yang dipasang di sudut-sudut strategis.

”Kamera pengintai biasa dipasang di atas pintu atau tempat-tempat yang selalu ingin dikontrol. Biasanya pemilik rumah menggunakan kamera pengintai untuk mengamankan ruangan atau barang berharga mereka,” terang Rully.  (Khoirun Nisaa)

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS