Taman di sekeliling rumah ini semakin menambah kesan bungalo yang nyaman untuk dihuni/mannagondang.com Taman di sekeliling rumah ini semakin menambah kesan bungalo yang nyaman untuk dihuni/mannagondang.com

Rumah Nyaman Berkonsep Bungalo

1032 Kali

RUMAH190.COM–Rumah bukan sekadar hunian yang menaungi raga namun sekaligus sebagai sebuah ekspresi jiwa yang bisa membuat tenang dan nyaman penghuninya. Hanya saja mendapatkan konsep rumah sesuai selera pasti tidak gampang. Butuh perenungan dan perencanaan yang matang hingga lahir konsep yang cocok.

Sebuah proses panjang untuk menemukan konsep rumah ideal inilah yang dialami oleh praktisi arsitektur Arby 73 Group, Rifki MB Nahdi. Sebuah rumah nan cantik berhasil tercipta dan menjadi tempat tinggal yang menyenangkan, paling tidak untuk pemiliknya.

Meski terletak di tengah kota yakni di Purwotomo, Solo, suasana sejuk rumah ini sangat terasa. ”Rumah bagi saya tidak sekadar tempat bernaung namun juga tempat yang bisa membuat kita nyaman dan betah berada di dalamnya,” ujarnya.

Sebelum dirombak, Rifki mengatakan rumahnya bisa dikatakan sangat sederhana. Keinginan untuk mendapatkan rumah idaman membuat Rifki bertekad merenovasi seoptimal mungkin. ”Di sisi lain ada beberapa bagian dari rumah ini yang masih bisa dipertahankan,” kata dia.

Maka saat itu terpikir untuk merombak rumah dengan anggaran minimal namun membidik hasil maksimal sesuai dengan konsep yang didambakan. ”Saat itulah saya menemukan konsep rumah ideal yang pas bagi saya, yaitu rumah dengan konsep bungalo,” jelasnya.

Fungsi dasar

Konsep bungalo ini, menurut Rifki, diambil dengan dasar pertimbangan untuk mengembalikan tiap bagian rumah pada konsep dasar sesuai fungsi arsitekturnya. ”Menurut saya rumah ideal ketika setiap ruang memiliki dan menjalankan fungsi dasarnya.”

Kamar tidur, misalnya, hanya difungsikan untuk kamar tidur dan bukan sebagai tempat berkumpul keluarga atau tempat bekerja. ”Demikian pula dengan ruang keluarga. Ruang itu adalah tempat berkumpul keluarga sehingga didesain pas untuk keperluan tersebut.”

Kecenderungan yang terjadi saat ini, menurut Rifki, orang lebih senang menggabungkan semua fungsi dalam satu ruang. ”Misal pada satu ruang tidur di dalamnya ada tempat untuk bekerja, bersantai bahkan untuk membuat hidangan dengan dapur kecil di dalamnya.” Kamar seperti itu oleh Rifki dinamakan rumah di dalam rumah. ”Orang-orang yang memiliki rumah seperti itu biasanya setiap weekend menginginkan pergi refreshing ke bungalo,” demikian ia menganalisis.

Karena itulah, Rifki berpendapat akan lebih nyaman jika dalam keseharian pemilik rumah bisa menemukan gaya bungalo di rumah. ”Sehingga rumah bisa menjadi penyegar dan pelepas kepenatan ketika lelah mendera.”

Selain mengembalikan setiap ruang pada fungsi dasarnya, unsur yang ditonjolkan pada bungalo adalah sirkulasi udara yang cukup dan lingkungan yang asri. Untuk memenuhi syarat tersebut maka rumah ini dilengkapi dengan lubang sirkulasi udara yang cukup sehingga udara bisa mengalir secara lancar. ”Cahaya dan penghawaan ruang dioptimalkan dan rumah dikelilingi oleh halaman. Ini semakin membuat suasana sejuk dan nyaman,” jelasnya.

Bahkan pintu utama memasuki rumah ini tidak dari depan namun dirancang dari samping. ”Ini bertujuan supaya sebelum masuk rumah, seseorang akan disapa terlebih dahulu oleh taman yang hijau.”

Taman di sekeliling rumah ini semakin menambah kesan bungalo yang ingin ditampilkan. Pohon besar dan ayunan serta lampu taman desain klasik menjadikan tampilan semakin sempurna.  (Intan Nurlaili)

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS