Rumah-rumah modern masa kini sebenarnya sudah banyak yang sesuai dengan rumah berkonsep Islami, seperti rumah minimalis. Pasalnya, rumah-rumah modern memiliki interior yang bersih dan minim ornamen. ./denahrumahminimalis.com Rumah-rumah modern masa kini sebenarnya sudah banyak yang sesuai dengan rumah berkonsep Islami, seperti rumah minimalis. Pasalnya, rumah-rumah modern memiliki interior yang bersih dan minim ornamen. ./denahrumahminimalis.com

Rumah Tinggal Islami

587 Kali

RUMAH190.COM–Menciptakan suasana Islami dalam rumah tinggal dapat diwujudkan dengan berbagai cara. Aplikasi ornamen, penempatan ruangan, pemilihan warna dinding dan segala yang berhubungan dengan desain interior rumah untuk menghasilkan nuansa Islami dalam rumah tergantung pada tafsiran masing-masing pemilik rumah.

Perwujudan rumah Islami berpedoman pada Alquran, hadis dan pada fatwa ulama. Dosen Jurusan Desain Interior Fakultas Sastra Seni Rupa (FSSR) Universitas Sebeleras Maret Solo (UNS), Drs Rahmanu Widayat MSn mengungkapkan konsep rumah dalam pandangan Islam adalah sebagai tempat tinggal dan sebagai tempat beribadah.

”Masing-masing orang dapat memandang dalam tafsiran yang berbeda-beda untuk mewujudkan rumah sebagai tempat tinggal sekaligus sebagai tempat ibadah,” ujar Rahmanu yang juga menjabat sebagai Ketua Jurusan Desain Interior FSSR UNS ketika dijumpai Espos.

Rahmanu mengungkapkan dalam Islam manusia tidak boleh berlebihan. Hal itu juga berlaku ketika ingin menciptakan rumah dengan nuansa Islami. Setiap ruangan dalam rumah berkonsep Islami harus memiliki fungsi maksimal. Sementara interior rumahnya harus besih dan ornamen yang dipasang tidak boleh menggambarkan mahkluk hidup.

”Konteks Islami sangat luas. Nuansa rumah Islami tergantung pada tafsir masing-masing pemilik rumah. Nuansa Islami pada rumah juga dapat dipengaruhi oleh kultur, asalkan pengaruh budaya tersebut tidak menentang aturan dalam Islam,” kata Rahmanu.

Rumah-rumah modern masa kini sebenarnya sudah banyak yang sesuai dengan rumah berkonsep Islami, seperti rumah minimalis. Pasalnya, rumah-rumah modern memiliki interior yang bersih dan minim ornamen. ”Konsep rumah Islami masa kini tafsirnya bermacam-macam, tergantung pada persepsi pemilik rumah tentang Islam,” kata dia.

Warna hijau

Rahmanu menjelaskan adanya tempat ibadah seperti musala di dalam rumah dapat menghadirkan nuansa Islami. Selain dapat memperlihatkan identitas pemilik rumah sebagai muslim, keberadaan musala di dalam rumah dapat memunculkan nuansa kehidupan religius yang bisa menenangkan jiwa dan hati para penghuninya.

”Musala adalah tempat yang paling indah di dalam rumah. Oleh karena itu, penataan musala sebaiknya lebih bagus dibandingkan dengan penataan pada ruang lainnya di dalam rumah,” jelas Rahmanu.

Sementara penempatan musala hendaknya disesuaikan dengan luas dan karakter rumah tinggal. ”Penempatan musala bisa disesuaikan, yang penting arah kiblat harus tepat. Sebaiknya musala ditempatkan di tengah-tengah rumah atau di pusat orientasi kehidupan yang mudah diakses dari ruang-ruang yang ada di sampingnya,” terang dia.

Rahmanu menyebutkan dinding rumah bernuansa Islami biasanya didominasi dengan cat warna hijau. Jenis warna hijau pada rumah bernuansa Islami sangat beragam, mulai dari warna hijau lumut, hijau toska, hijau telur bebek, dll. ”Beragam warna hijau tersebut dapat dikombinasikan sesuai selera untuk menghasilkan warna hijau yang diinginkan. Warna hijau dipilih karena dapat menyuguhkan nuansa ketenangan dalam rumah,” ujarnya.

Untuk menciptakan suasana yang tidak monoton dalam rumah, untuk cat dinding warna muda dapat dikombinasikan dengan ornamen-ornamen rumah yang warnanya lebih tua. Sementara untuk furnitur pada rumah bernuansa Islami seperti halnya furnitur rumah pada umumnya. (anh)

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS