Sesuai dengan fungsinya sebagai pembatas ruangan yang bersifat tidak permanen, sekesel cocok ditempatkan untuk menyekat ruangan pada rumah berukuran kecil. Untuk rumah berukuran besar, sekesel biasanya dipasang hanya sebagai dekorasi ruangan./sugandafamily.wordpress.com Sesuai dengan fungsinya sebagai pembatas ruangan yang bersifat tidak permanen, sekesel cocok ditempatkan untuk menyekat ruangan pada rumah berukuran kecil. Untuk rumah berukuran besar, sekesel biasanya dipasang hanya sebagai dekorasi ruangan./sugandafamily.wordpress.com

Sesuaikan Dengan Kondisi Ruangan Agar Tampak Lega

371 Kali

RUMAH190.COM–Sekesel atau juga dikenal dengan sebutan partisi dapat diartikan sebagai dinding penyekat yang tidak permanen dan berfungsi untuk memisahkan ruangan satu dengan ruangan yang lain. Sementara orang Jawa sendiri mengenal partisi dengan sebutan rono.
Sesuai dengan fungsinya sebagai pembatas ruangan yang bersifat tidak permanen, sekesel cocok ditempatkan untuk menyekat ruangan pada rumah berukuran kecil. Untuk rumah berukuran besar, sekesel biasanya dipasang hanya sebagai dekorasi ruangan.

Dosen Desain Interior Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Solo (UNS), Soepono Sasongko mengungkapkan ada beberapa model sekesel yang dapat dijadikan pilihan, antara lain sekesel berbentuk folding (lipat), geser maupun sekesel semi permanen yang disekrup dengan lantai.

Agar tak salah memasang sekesel, dibutuhkan pemilihan bahan dan ukuran sekesel yang disesuaikan dengan konsep ruangan atau tema rumah secara keseluruhan. ”Sementara yang terpenting adalah disesuaikan dengan luas plus tinggi ruangan yang dipasangi sekesel,” jelas Soepono saat dijumpai Espos di ruang kerjanya.

Sekesel sangat cocok ditempatkan pada rumah berukuran kecil, contohnya rumah tipe 36. ”Jika pada rumah berukuran kecil dipasang penyekat permanen, rumah akan terlihat sempit. Oleh karena itu dibutuhkan sekesel untuk memisahkan ruangan satu dengan ruangan yang lain,” ujar dia.

Penempatan sekesel kerap dipakai untuk menyekat ruang publik, dalam hal ini ruang tamu dengan ruang privat seperti ruang keluarga. Ada pula sekesel yang dipasang untuk memisahkan ruang keluarga dengan ruang makan. Penempatkan sekesel sendiri disesuaikan dengan kebutuhan sang pemilik rumah.

Lebih lanjut, Soepono mengungkapkan luas ruangan merupakan salah satu hal yang harus dipertimbangkan sebelum memasang sekesel di rumah. Untuk rumah berukuran kecil, lebih cocok menggunakan sekesel dengan tinggi sekitar dua meter atau setinggi orang duduk di kursi. Hal tersebut dapat dilakukan untuk menciptakan ruangan yang terasa lapang meskipun ada penyekatnya.

Agar pemasangan sekesel pada ruangan rumah terlihat lebih menarik, tak boleh diabaikan mengenai pemilihan desain model plus bahan dan warna sekesel yang disesuaikan dengan tema ruangan atau dengan ukuran ruangan.

Pemilihan bahan dasar sekesel sangat berpengaruh pada terciptanya kondisi ruangan yang terasa lega. Soepono mengungkapkan sekesel dari bahan berat seperti logam dan kayu sebaiknya dihindari ditempatkan pada rumah berukuran kecil. ”Untuk rumah berukuran kecil sebaiknya gunakan sekesel dari bahan ringan, seperti dari kain maupun dari flexi glass, sehingga ruangan akan tampak terasa lega,” jelasnya.

Sementara untuk rumah yang berukuran cukup luas, sekesel dari bahan keras seperti kayu dengan warna gelap dapat menjadi pilihan yang tepat. (anh)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS