Lisplang aksesori atap yang fungsinya untuk merapikan atau mempermanis atap rumah. Meskipun lebih berfungsi sebagai pemanis, keberadaan lisplang tidak dapat disepelekan.arieshandy09.blogspot.co.id Lisplang aksesori atap yang fungsinya untuk merapikan atau mempermanis atap rumah. Meskipun lebih berfungsi sebagai pemanis, keberadaan lisplang tidak dapat disepelekan.arieshandy09.blogspot.co.id

Sesuaikan Lisplang Dengan Desain Rumah

3523 Kali

RUMAH190.COM–Mengutak-atik aksesori bagian rumah harus ada aturannya. Demikian menurut arsitek asal Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Ir Galing Yudana MT. Lisplang, menurut Galing adalah aksesori atap yang fungsinya untuk merapikan atau mempermanis atap rumah. Meskipun lebih berfungsi sebagai pemanis, keberadaan lisplang tidak dapat disepelekan.

”Walaupun Lisplang tak penting, pemilik rumah justru harus lebih teliti dan hati-hati saat akan memasangnya,” terang Galing. Pemasangan lisplang, tambah Galing, harus disesuaikan dengan rencana tata bangunan (RTB). Keberadaannya harus diperhitungkan sesuai dengan ketinggian rumah, desain dan gaya rumah yang dipakai.

Sementara untuk rumah bergaya minimalis, ujar Galing, biasanya tidak memerlukan lisplang, karena semua komponen dan bagian rumah itu dibuat lebih memfokuskan pada kegunaan, bukan desainnya.

Galing mengaku banyak menjumpai pemasangan lisplang yang merusak pemandangan rumah. ”Ketika akan menggunakan lisplang, pemilik rumah hendaknya memperhitungkan ketinggian, lebar yang akan ditutup serta model rumah,” tambah Galing.

Sementara itu, arsitek asal Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo, Rully ST MT mengatakan, pemasangan lisplang bukanlah hal yang wajib. ”Ketika dipasang semakin memperburuk pemandangan, akan lebih baik jika tidak dipasang. Jadi lisplang itu boleh dipasang boleh tidak, kembali ke fungsinya,” ungkap Rully.

Rully menambahkan pemasangan lisplang kerap ditemui pada bangunan-bangunan yang dibangun dengan muatan dan tujuan filosofi tertentu seperti bangunan di keraton. lisplang yang dipakai di Keraton Solo dibuat dengan ukiran berwarna biru. Beberapa lisplang memiliki motif tertentu dan memiliki arti seperti lisplang pada beberapa bangunan gereja atau masjid.

Seorang warga Solo, Hartanto mengaku tak memerlukan lisplang di atap rumahnya. ”Rumah saya di daerah Pajang Solo lumayan sederhana dan menurut saya tidak perlu dipasangi lisplang. Cukup atap dari genting saja,” ujar Hartanto yang berprofesi sebagai pawang ular di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo. Sementara beberapa warga Solo yang ditemui Espos belum mengetahui apa dan fungsi lisplang. (m47)

RELATED POST FOR CATEGORY

Eksterior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS