Memasang lampu gantung memberi kesan berbeda. (Istimewa) Memasang lampu gantung memberi kesan berbeda. (Istimewa)

Tak Mati Gaya dengan Lampu Gantung

18 Kali

Ada beragam model penerangan di sebuah tempat tinggal. Pada umumnya, penerangan berfungsi membuat suatu tempat di rumah menjadi terlihat atau terang, terutama pada malam hari. Mulai dari halaman depan, teras, ruang-ruang di dalam rumah, hingga samping rumah.

Bentuk penerangan yang biasa digunakan saat ini adalah bohlam atau LED yang ditempel di plafon ruangan, di bagian atap teras, dan diberi tiang untuk penerangan depan rumah atau jalan depan rumah.

Untuk lampu di rumah, mulai dari teras hingga ruangan di dalam rumah, kini tidak hanya lampu biasa yang menempel di plafon. Beberapa orang menggunakan lampu gantung sebagai alat penerangan di lokasi-lokasi tersebut. Selain sebagai alat penerangan, pemasangan lampu gantung diharapkan bisa menambah daya tarik desain rumah, dan pembeda dengan ruangan lainnya.

Hal itu dilakukan Rachelnina, warga Pasar Kliwon, Solo yang memasang lima lampu gantung di sejumlah tempat di rumahnya yang bergaya Amerika. “Lampu gantung tersebut saya pasang di teras, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dan kamar anak,” kata Rachelnina.

Rachelnina mencontohkan lampu gantung di teras rumah dengan bentuk enam cabang lampu dari desainnya sangat mendukung gaya rumah Amerika atau country. Ketika duduk di teras dengan penerangan lampu gantung tersebut terasa suasana rumah peternak di Amerika.

“Sedangkan yang bagian dalam bentuknya memang klasik dan minimalis. Namun secara keseluruhan tetap menyesuaikan dengan konsep rumah bergaya Amerika,” terang Rachelnina.

Saat masuk rumahnya, terlihat lampu di ruang keluarga dengan bentu yang cukup unik. Saat dinyalakan, warnanya tidak cokelat, namun putih. Berbeda dengan lampu klasik di ruang keluarga dan ruang makan yang menyala cokelat. Namun, secara keseluruhan paduan warna tersebut memberikan suasana berbeda di setiap ruangnya.

Pemanfaatan lampu gantung untuk penerangan dan dekorasi rumah juga dilakukan Astri Dewi, warga Karanganyar. Di rumahnya, kompleks perumahan, Astri memasang tiga lampu gantung di lokasi berbeda.

Lampu gantung grembyong (vintage) terpasang di bagian teras rumah. Kendati bentuknya kuno, namun sumber penerangannya tidak lagi lampu minyak. Lampu itu sudah diganti dengan bohlam. Di ruang keluarga, ada lampu klasik dengan mangkuk besar di bagian bawah dikelilingi enam mangkuk sedang untuk tempat lampu.

Memasang lampu gantung memberi kesan berbeda. (Istimewa)

Memasang lampu gantung memberi kesan berbeda. (Istimewa)

Uniknya, kendati di dua lokasi tersebut terpasang lampu gantung lama dan klasik, Astri juga memasang lampu gantung bergaya minimalis di ruang makan. “Kesannya jadi beda-beda ketika berada di teras, ruang keluarga, atau ruang makan,” terang Astri.

Untuk mendapatkan ketiga lampu tersebut, Astri mengatakan yang bergaya klasik dan lama didapatkan di Pasar Triwindo, Solo, sedangkan yang minimalis dibeli secara online. Sementara lampu gantung di rumah Rachelnina merupakan hasil berburu di Informa dan toko lainnya.

Nugroho, pemilik Toko Triwindu Elektrik, kios SS1 dan SS9 di Pasar Ngarsopuro, Solo, melalui karyawannya, Agus Darmono, mengatakan lampu gantung memang sering digunakan sebagai elemen dekorasi ruang di samping elemen lainnya. “Namun sebaiknya sebelum membeli lampu gantung, perhatikan gaya rumahnya. Apakah vintage, minimalis, industrialis, tradisional atau bergaya Eropa,” jelasnya, di Pasar Ngarsopuro, Kamis.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah ketinggian dan bentuk plafonnya. Menurut Agus, sebaiknya jarak lantai dengan plafon minimal 4 meter. Tujuannya agar ruangan tidak menjadi pendek setelah dipasangi lampu gantung. “Selain itu, menghindari hal-hal yang tidak diinginkan jika anak-anak bermain,” kata dia.

Apabila sudah mengetahui gaya rumahnya dan ketinggian plafon sudah sesuai, baru memilih model lampunya. Menurut Agus, untuk rumah minimalis biasanya memakai lampu gantung susun tiga berbentuk tabung, atau kotak. Klasik dan Eropa bisa menggunakan lampu grembyong dan kristal.

Sedangkan untuk rumah industrialis, lanjut Nugroho, bisa memanfaatkan lampu yang kerangkanya menonjolkan unsur besi. Karena gaya industrialis, elemen besi dan kayu yang paling menonjol. Untuk harganya lampu gantung buat rumah minimalis dan industrialis mulai Rp500.000, kemudian untuk ruang makan mulai Rp300.000. Lampu gantung klasik harga mulai Rp1,5 juta. (Arif Fajar S.)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS