normal_20130714_vertical_garden

Taman Gantung Atasi Keterbatasan Ruang

810 Kali

 

 

Memiliki rumah dengan taman yang asri nan indah adalah dambaan kebanyakan orang. Namun, sempitnya lahan yang dimiliki kadang membuat cita-cita memiliki taman indah tak dapat terealisasi.

Jika Anda memiliki pengalaman seperti itu, Anda tak perlu berkecil hati. Anda masih bisa memiliki taman dengan tumbuhan yang indah dan rindang. Caranya, yaitu dengan membuat taman gantung atau taman dinding.

Salah satu contoh keberadaan taman gantung di Kota Solo bisa dilihat di Jl. Mayor Kusmanto, Sudiroprajan, Jebres, Solo. Taman yang dibangun pada akhir 2014 itu menempati lahan bekas SPBU Loji Wetan. Lokasi taman gantung ini tepatnya berada di sebelah utara Benteng Vastenburg. Taman yang dibangun oleh Pemerintah Kota Solo tersebut difungsikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

Namun, seorang warga RT 001/RW 019, Ngringo, Jaten, Karanganyar, Isyani Setyowati, 63, bahkan sudah memiliki taman gantung dan taman dinding sejak 1984. Tanaman itu ia letakkan pada pot dan ditaruh di pagar teras rumah. Sebagian tanaman seperti mawar, pegagan dan kemangi ia tanam pada pot yang digantung pada atap teras.

Keberadaan tanaman membuat rumahnya menjadi rindang dan berhawa sejuk. Tanaman-tanaman koleksinya antara lain kejibeling (jamu batu ginjal), anggrek, suruh hijau, suruh merah, pandan, lidah buaya, sri rejeki, cincau, apel india, kemuning dan lidah mertua.

Tanaman-tanaman di taman mininya kadang ia ganti karena berbagai kondisi. Misalnya karena layu atau sudah tidak enak dipandang. Ia mengaku mendapatkan sebagian besar tanaman dengan membeli. Sebagian lainnya minta kepada tetangga atau kenalan.

“Merawatnya mudah, hanya disiram sehari sekali. Kadang saya kasih penyedap makanan biar tanamannya jadi gemuk,” kata dia.

Hal yang sama dilakukan oleh Agnes Sumiyati, 60. Warga RT 002/RW 018, Ngringo, Jaten, Karanganyar itu juga menata bagian depan rumahnya menjadi taman dinding. Hal itu ia lakukan sejak pindah ke rumah itu enam tahun lalu.

Tanaman seperti jenmani, kuping gajah, kamboja, suplir dan chikas ia tanam pada pot dan ditata di pagar teras. Rumah menjadi sejuk dan terlihat asri.

“Tanaman ini saya bawa dari rumah saya yang lama. Fungsinya ya memperindah dan memperindang rumah. Saya memang suka tanaman sejak dulu,” ungkap dia, Kamis.

Pakar arsitek dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Musyawaroh, mengatakan taman gantung atau taman dinding memang menjadi solusi atas keterbatasan lahan. Menurutnya, tanaman yang digunakan tak harus mahal, tetapi sesuai dengan kebutuhan.

Ia menekankan agar pemilik taman memperhatikan kesesuaian tanaman dengan lokasi penempatan tanaman itu. Misalnya, jika Anda memiliki tanaman jenmani, jangan ditaruh di teras yang langsung terkena matahari.

“Tanaman dalam pot adalah solusi alternatif untuk membuat taman,” ujar dia. (Ivan Andimuhtarom/JIBI)

 

 

RELATED POST FOR CATEGORY

Eksterior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS