pinterest.com pinterest.com

Tips Membangun Rumah di Tanah Berkontur

936 Kali

RUMAH190.COM Membangun rumah di tanah berkontur susah-susah gampang.Yang jelas bila Anda memilih membangun rumah di tanah berkontur bersiaplah untuk menyediakan cadangan uang lebih, karena membangun rumah di tanah berkontur memang bakal menghabiskan dana lebih besar ketimbang membangun rumah di tanah yang cenderung datar.

”Membangun rumah di tanah berkontur memang menguntungkan secara estetika namun perlu juga diperhatikan tipe lahan dan kondisi tanah. Hal ini penting untuk membuat fondasi dan dinding penahan tanah,” terang Dosen Struktur Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mochammad Solikhin.

Penguatan tanah menurut Mochammad Solikhin, menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan rumah di tanah berkontur. Wajar saja, pasalnya, rumah yang dibangun di permukaan tanah yang tak rata atau memiliki kecuraman yang terjal cenderung rawan bencana tanah longsor. Itu sebabnya pembangunan tanggul dan fondasi harus mendapat perhatian utama.

Tapi tak perlu khawatir terkena longsor, bila Anda memilih membangun rumah di tanah berkontur. Menurut arsitek yang juga Dosen Struktur dan Konstruksi Jurusan Arsitektur Fakultas UMS, Syamsuddin Raidi, membangun rumah di tanah berkontur dapat disiasati dengan tiga cara.

Pertama, dengan metode cut atau mengepras tanah hingga rata. Keuntungan metode ini adalah bagian tanah yang dikepras, bisa dimanfaatkan untuk ruang tertentu seperti garasi, basement atau ruang lainnya. ”jadi kalau dari sisi pemanfaatan ruang, metode ini memang lebih unggul,” ujarnya.

Metode kedua adalah dengan cara fill atau mengisi ruang lereng dengan tanah sehingga permukaannya rata. Bila Anda memilih cara ini, sebaiknya Anda menyediakan dana khusus untuk membangun tanggul penahan.

Kedua, adalah dengan mempertahankan kontur tanah dan membangun rumah dengan model rumah panggung. ”Secara pemanfaatan ruang, membangun rumah panggung memang tidak menguntungkan namun cara ini dianggap paling baik untuk kekuatan dan kestabilan bangunan,” tutur Syamsuddin. Bagian bawah rumah panggung tetap bisa dimanfaatkan untuk taman, sehingga rumah tetap asri.

Ketiga, untuk mengurangi bahaya tanah longsor Syamsuddin menganjurkan pembangunan tanggul atau penanaman pohon-pohon besar yang disesuaikan dengan kontur tanah. Untuk tanah yang cenderung landai, penanaman pepohonan bisa jadi solusi yang tepat. Sementara itu untuk tanah dengan derajat kemiringan yang tinggi maka pembangunan tanggul lebih efektif, atau Anda juga bisa menggabungkan keduanya.  ( ewy)

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS