tokobangunan-solo.blogspot.com tokobangunan-solo.blogspot.com

Tips Membuat Tiang Permanen

514 Kali

Membeli tiang yang sudah jadi memang menjadi pilihan yang mudah. Pembuat rumah tidak perlu menambah kerepotan dengan menyediakan bahan untuk membuat campuran material kepada tukang. Tidak lagi, membeli kerangka besi, dan membuat cetakan dan menambah ongkos pekerja. Dengan membeli, Anda tinggal memilih model yang disukai.

Namun kelemahan tiang yang dibeli, adalah tidak dapat memenuhi selera sesuai dengan keinginan. Di toko material atau di pabrik pembuatan tiang, sudah tersedia macam-macam ukuran dan model hiasan pada tiang untuk memenuhi selera pembeli yang bermacam-macam. Mulai dari motif garis, bergambar daun, polos, hingga ulir.

Salah satu toko yang menyediakan tiang jadi adalah di Toko Material Sinar Agung, Desa Sidodadi, Matesih Kabupaten Karanganyar. Pemilik toko tersebut, Y Suwarno menuturkan permintaan tiang masih cukup banyak, khususnya untuk memenuhi kebutuhan perumahan di desa-desa. Menurutnya, saat ini paling banyak yang diminati adalah motif padi.

”Sekarang masih banyak yang membeli tiang. Mungkin mereka menilai lebih praktis. Tetapi karena di sini yang membeli kebanyakan orang desa, motif yang dipilih motif padi,” kata dia.

Jangan sampai jatuh

Dia mengatakan dirinya tidak mengabaikan kualitas. Jika ceroboh, dapat berakibat fatal bagi pemakainya. Dia menjamin produknya kokoh selama diperlakukan dengan benar.

Pantangannya adalah guncangan keras pada saat dipindahkan dengan mobil karena dapat menyebabkan tiang patah. ”Jangan sampai jatuh dan hindari jalan berlubang pada saat dibawa dengan mobil karena tiang bisa retak atau patah,” imbuhnya.

Bagaimana tiang permanen itu dibuat? Berikut caranya:

1. Untuk sebuah satu tiang, dibutuhkan campuran material yang kuat, yakni dengan perbandingan pasir dan semen berbanding 4 : 1.

2. Material dimasukkan ke dalam cetakan yang sudah berisi rangkaian besi penguat. Sehari kemudian, cetakan dibuka dan diaci dengan semen supaya permukaan halus.

3. Selanjutnya, tiang dikeringkan selama sepekan untuk memaksimalkan kekuatan. Selanjutnya, tiang siap dijual/digunakan. ( alo )

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS