Seiring dengan perkembangan kebutuhan, fungsi lubang angin-angin mengalami pergeseran tidak sekadar untuk sirkulasi udara, namun juga mengedepankan estetika dan keamanan./archipost.com Seiring dengan perkembangan kebutuhan, fungsi lubang angin-angin mengalami pergeseran tidak sekadar untuk sirkulasi udara, namun juga mengedepankan estetika dan keamanan./archipost.com

Variasi Lubang Sirkulasi Berbasis Kayu Jati

457 Kali

RUMAH190.COM–Seiring dengan perkembangan kebutuhan, fungsi lubang angin-angin mengalami pergeseran tidak sekadar untuk sirkulasi udara, namun juga mengedepankan estetika dan keamanan.

Dahulu orang memasang loster dari semen sebagai alternatif lubang angin-angin di rumah. Namun saat ini untuk membuat lubang angin-angin perlu memperhitungkan faktor keamanan. Seperti lubang angin-angin di rumah Tugiyo, warga Sangir Utara RT 01/RW X, Paulan, Colomadu, Karanganyar. Tugiyo membuat lubang angin-angin berbentuk daun jendela dari kayu jati dengan dua kaca yang dipasang horizontal.

”Bentuk lubang angin-angin seperti ini lebih mudah untuk memperlancar udara yang pengap. Caranya dengan membuka dari dalam. Kemudian ditutup jika udara sudah segar kembali,” kata Ny Tugiyo.

Bahkan Ny Tugiyo merasa nyaman dan tenang saat meninggalkan rumah seharian, karena dari segi keamanan lubang angin-angin seperti itu lebih aman karena kondisinya tertutup semua. Seluruh kisi-kisi atau lubang angin di rumah Ny Tugiyo baik di dapur, kamar maupun ruang tamu menggunakan bentuk lubang angin-angin dari kayu jati dengan kombinasi dua kaca gelap.

Lubang angin-angin dari kayu jati juga memiliki bentuk yang beragam. Salah satu yang unik adalah lubang angin-angin di rumah Suradja, warga Paulan, Colomadu, Karanganyar.

”Lubang angin-angin di rumah saya, baik kamar, ruang tamu atau dapur, semuanya dibuat seragam, berbentuk limasan dan dari kayu jati. Namun ada pula yang saya kombinasi dengan kayu nangka karena seratnya hampir sama,” ujar Suradja.

Untuk menghindari debu dan serangga masuk ke dalam rumah, lanjut Suradja, dia memasang kawat kasa di balik lubang angin-angin limasan. ”Kebetulan bentuk limasan ini saya desain sendiri sesuai selera saya, dengan sebelas bilah kayu jati yang disusun berjajar,” tambahnya.  (ema)

RELATED POST FOR CATEGORY

News

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS