drawhome.com drawhome.com

Variasi Tangga Penambah Estetika Ruangan

1919 Kali

RUMAH190.COM—Tangga yang menghubungkan lantai I dengan lantai II pada hunian-hunian makin beragam bentuk dan bahannya. Berbagai macam bentuk tangga tidak hanya berfungsi sebagai jalur sirkulasi manusia tapi juga merupakan elemen estetis yang mulai diperhatikan.

Namun, tangga yang indah belum tentu cocok ditempatkan di rumah kita karena bentuk tangga biasanya menyesuaikan ruang yang difasilitasi tangga tersebut. Ada berbagai bentuk macam tangga, di antaranya adalah berikut ini.

TANGGA LURUS – MODEL I

elitemetalcraft.co.uk

elitemetalcraft.co.uk

Ada yang menyebut tangga model ini adalah one wall stair. Tangga ini menerus dari bawah keatas dalam satu arah, tanpa berbelok. Kadang di tengah terdapat bordes sebagai area transisi atau istirahat. Tangga lurus membutuhkan ruang tangga yang panjang, artinya butuh tempat yang lebih banyak secara horizontal. Tangga ini biasanya digunakan pada rumah luas yang berbentuk memanjang seperti lorong yang beratap sedang atau rendah. Penggunaan bentuk ini akan menghasilkan ruang bawah tangga yang cukup luas sehingga dapat dimanfaatkan menjadi ruang tertentu.

TANGGA BERBELOK ARAH – MODEL L

homegoid.com

homegoid.com

Tangga ini berbelok arah pada ketinggian tertentu (atau seperti membentuk huruf L), karena panjang tangga tidak memungkinkan untuk dibuat lurus seperti model I. Tangga ini lebih hemat ruang karena bisa mengikuti bentuk dinding, sehingga tangga semacam ini banyak digunakan di hunian-hunian modern dan ditempatkan dipojok ruang. Tempat berbeloknya arah tangga ini biasanya digunakan untuk bordes. Pada rumah tinggal kebanyakan, tangga berbentuk huruf L sangatlah digemari. Ini disebabkan tangga jenis tersebut dapat dipadukan secara baik dengan denah dan struktur rumah yang pada umumnya berbentuk persegi empat.

TANGGA BERBALIK ARAH – MODEL U

homesandhues.com

homesandhues.com

Tangga paling umum digunakan oleh masyarakat kita. Hampir sama dengan tangga model L, hanya saja tangga model ini pada ketinggian tertentu tidak hanya berbelok arah tapi berbalik arah dari arah datang. Tangga umumnya digunakan di unit-unit perumahan yang rata-rata tidak terlalu luas.

 

TANGGA BERCABANG – MODEL Y

har.com

har.com

Adalah tangga yang bercabang. Bentuknya mirip huruf ‘Y’ dengan bordes sebagai pusat tangga. Biasanya tangga ini diaplikasikan pada rumah-rumah besar. Tangga jenis ini memakan ruang yang cukup luas bahkan sangat luas untuk menampilkan kesan megah dan mewah. Alurnya, naik dari bawah kemudian pada area peralihan atau bordes, arah tangga berikutnya akan bercabang ke kiri dan kekanan. Tangga bentuk ini lebih menonjolkan fungsi estetis.

TANGGA PUTAR – MODEL SPIRAL

fashionretailnews.com

fashionretailnews.com

Tangga putar kadang juga disebut tangga spiral.Tangga ini adalah tangga yang paling hemat tempat. Biasanya hanya membutuhkan area tidak lebih dari 1,5mx1,5m. Bahan material pembuat tangga ini biasanya dari besi karena relatif mudah untuk dibuat melengkung atau spiral. Lebar rata-rata anak tangga horizontal adalah 60 cm. sedang tinggi injakan anak tangga biasanya lebih tinggi dari tangga lain yaitu rata-rata 25 cm. Tangga ini lebih menekankan fungsi dari pada keindahan meskipun ada juga yang membuatnya tampil menarik.

TANGGA MELINGKAR

thinkter.com

thinkter.com

Bisa jadi inilah tangga yang paling mewah, karena bentuknya yang sangat artistik karena lengkungannya menciptakan keindahan ruang. Biasanya digunakan pada rumah yang luas dan memiliki atap yang tinggi. Jika memilih mempunyai tangga melingkar, sebaiknya jangan gunakan ruang bawah tangga untuk fungsi apapun karena bisa mengurangi tampilan tangga.

Tangga-tangga itu biasanya dibentuk dari beton atau kombinasi antara beton dengan metal. Pemilik bengkel pembuatan tangga LVG Teknik, Joko Suhendri, 47, mengatakan ada tiga jenis bahan yang bisa ia bentuk menjadi tangga, yaitu besi tempa, besi hollow dan besi stainless. Bahan-bahan itu bisa dibentuk menjadi tangga layang (alasnya beton lalu sisinya dari metal), tangga putar atau tangga spiral dan tangga biasa (berbentuk U, L atau I).

“Tiap pekan pasti ada yang datang dan memesan tangga atau pagar. Untuk mengukur kemiringan dll, saya biasanya turun tangan sendiri,” ungkap lelaki yang sudah 25 tahun merintis usaha bengkel las tersebut saat berbincang     di bengkelnya di Jl. Kahar Muzakir No. 76, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo.

Saat ini, banyak konsumen yang memilih tangga berbahan besi tempa. Tren itu mulai terjadi sejak dua tahun lalu. Keunggulan besi tempa adalah mampu menghadirkan kesan artistik karena ornamennya dibuat secara manual.

“Dari tiga bahan itu yang paling mahal stainless. Harganya mencapai Rp1juta per meter. Sedangkan besi tempa harganya lebih murah. Tangga paling murah yang berbahan hollow,” terangnya. (Ivan Andimuhtarom)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS